
Penanggulangan bencana banjir dan longsor oleh Tim Gabungan masih terus berjalan. (BNPB)
JawaPos.com - Jumlah korban meninggal dunia pasca banjir dan longsor terjadi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat menjadi lima orang. Sementara korban hilang kini ada empat orang. Tim SAR Gabungan masih berusaha mencari para korban yang belum ditemukan itu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan bahwa lima korban meninggal dunia terdiri atas Eneng Sabiti, Siti Nurul Awlia, Nendi Saputra, Ooy, dan Yayar.
Sementara korban hilang masing-masing bernama Drajat, Siti Maryam, Ahyar Fauzi, dan Mondi. Berdasar data update dari BNPB, total sebanyak 12 desa di sembilan kecamatan terdampak banjir dan 30 desa di 22 kecamatan terdampak longsor di Sukabumi.
”Dilaporkan selain lima warga meninggal dunia dan empat yang masih dinyatakan hilang. Total sebanyak 1.424 kepala keluarga atau 4.500 warga terdampak dan 83 kepala keluarga atau 246 warga diantaranya dilaporkan mengungsi serta enam warga diantaranya dilaporkan luka-luka,” terang Abdul Muhari.
Kerugian materil yang tercatat sebanyak 150 unit rumah rusak ringan, 110 unit rumah rusak sedang, 95 unit rumah rusak berat, tiga unit jembatan rusak sedang, tiga unit jembatan rusak berat, satu sarana kesehatan rusak sedang, dan 27 titik jalan terdampak serta 16 titik jembatan lainya pun ikut terdampak.
Abdul Muhari menyampaikan bahwa sebagai langkah percepatan penanganan bencana di Sukabumi, Dinas PUPR telah menurunkan alat berat. Saat ini, kebutuhan yang mendesak bagi para korban adalah makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, alat kebersihan dan hygiene kit.
”Banjir dinyatakan telah surut total, kondisi terkini terkait bencana longsor berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan tiga kecamatan yang masih dalam masa tanggap darurat,” jelasnya.
Tiga kecamatan itu terdiri atas Kecamatan Pelabuhanratu, Kecamatan Simpenan, dan Kecamatan Lengkong. Untuk itu, ada tiga posko darurat yang diaktivasi. Yakni Pos Utama yang terletak di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Pos Lapangan yang terletak Pelabuhanratu, dan Pos Logistik di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
