Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Desember 2024 | 21.37 WIB

Kenang Bencana Dahsyat 20 Tahun Silam, Keluarga Korban Gempa dan Tsunami Aceh Gelar Doa Bersama

Korban tsunami berdoa bersama di Gedung Penyelamatan Gampong Lambung, Kota Banda Aceh, Kamis (26/12/2024). (ANTARA/M Haris SA) - Image

Korban tsunami berdoa bersama di Gedung Penyelamatan Gampong Lambung, Kota Banda Aceh, Kamis (26/12/2024). (ANTARA/M Haris SA)

JawaPos.com – Ratusan korban gempa dan tsunami di Gampong (Desa) Lambung, Kota Banda Aceh, larut dalam doa untuk mengenang bencana alam dahsyat yang terjadi tepat 20 tahun silam, yakni 26 Desember 2004.

Doa bersama para korban bencana tsunami 20 tahun silam itu dipusatkan di Gedung Penyelamatan atau dikenal dengan sebutan Escape Building Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Kamis (26/12).

Selain doa bersama, kegiatan itu dirangkai dengan pemutaran video bencana dua dekade silam serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.

Keuchik (Kepala Desa) Lambung, Yasir mengatakan kegiatan tersebut merupakan refleksi perjalanan para korban yang selamat dari gempa dan tsunami 20 tahun silam. Sekaligus mendoakan para syuhada yang meninggal dunia ketika bencana tersebut melanda.

"Doa bersama korban gempa dan tsunami 26 Desember 2004 ini merupakan agenda tahunan. Pada tahun ini merupakan yang ke-20 tahun. Kami berharap bencana 20 tahun lalu itu menjadi pengalaman dan pembelajaran bersama," katanya, sebagaimana dilansir dari Antara.

Yasir menyebut bahwa warga Gampong Lambung yang menjadi korban gempa dan tsunami 26 Desember 2004 mencapai 2.000-an orang. Sedangkan yang selamat kurang dari 100 orang.

"Yang selamat setelah diseret air laut saat tsunami 20-an orang. Sedangkan lainnya, selamat karena berada di luar gampong atau area yang tidak diterjang tsunami," lanjut Yasir.

Gampong Lambung berada sekitar dua kilometer dari bibir Pantai Ulee Lheue. Ketika bencana akhir 2004 itu, hanya tersisa satu rumah yang separo bagian bangunannya utuh. Sedangkan lainnya rata dengan tanah.

Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, Gampong Lambung dibangun dengan konsep ramah bencana dengan akses jalan yang lebar. Serta dibangun gedung penyelamatan dengan lima lantai.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore