
IWAS alias Agus Buntung saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (2/12). (Lombok Post/ JPG)
JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual dengan tersangka penyandang disabilitas berinisial IWAS alias Agus Buntung terus menjadi sorotan. Secara keseluruhan ada sepuluh orang korban yang mengaku dilecehkan oleh Agus. Mereka telah melaporkan tindakan tersebut sebagai pelecehan.
Keterangan tersebut disampaikan oleh pendamping para korban berinisial MAP, Ade Lativa. Sebagaimana dikutip oleh JawaPos.com dari Lombok Post pada Rabu (4/12), para korban memang belum bersedia muncul ke publik. Mereka masih trauma. ”Kondisi mentalnya terguncang,” kata dia dikutip Lombok Post (Jawa Pos Grup).
Menurut Ade Lativa, para korban tindak kuat menghadapi respons warganet atas kasus tersebut. Apalagi tidak sedikit yang malah menyudutkan korban. Sehingga tekanan yang mereka alami kini bertambah. Kini mereka berdiri bersama organisasi Senyumpuan untuk mengungkap kasus tersebut.
”Kami yakin semua akan terbuka. Apalagi kalau saya lihat keterangan pelaku sekarang berubah-ubah. Awalnya dia bilang tidak pernah memperkosa dan merasa menjadi korbannya. Kemudian sekarang dibuat pernyataan suka sama suka,” terang Ade.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa para korban akan terus memperjuangkan keadilan. Mereka tidak akan mundur. Demikian pula Senyumpuan yang kini mendampingi para korban. Meski tidak sedikit yang menghujat melalui media sosial, mereka tidak patah arang.
”Makanya korban lebih memilih menonaktifkan medsosnya. Mereka tidak tahan dengan brutalnya netizen menghakimi,” ucap Ade.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
