
Pegiat Sosial Evi Ratnasari kunjungi Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran di Kecamatan Gembong, Kabupaten Lamongan. (Istimewa)
JawaPos.com–Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran di Kecamatan Gembong, Kabupaten Lamongan, pegiat Sosial Evi Ratnasari menyampaikan pentingnya peran generasi muda Islam sebagai aset berharga. Para santri diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah, khususnya di Lamongan, dengan landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat.
”Para santri yang saat ini sedang belajar di Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran adalah generasi muda Islam sebagai aset berharga. Insya Allah pada saatnya memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Lamongan dengan landasan iman dan takwa kepada Allah SWT,” ujar Evi.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri para pengasuh pondok pesantren dari wilayah sekitar, Evi memastikan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Risma- Gus Hans, akan terus melanjutkan program keagamaan yang selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program bantuan untuk pondok pesantren menjadi salah satu prioritas yang akan tetap dipertahankan.
”Komitmen Risma-Gus Hans yaitu program-program untuk pondok pesantren yang selama ini telah berjalan dan juga sudah dirasakan oleh masyarakat akan terus dilanjutkan. Program-program yang baik ini wajib dilanjutkan lagi termasuk program bantuan Ponpes,” tegas Evi.
Selain mempertahankan program-program yang ada, Risma-Gus Hans memiliki visi misi yang konsisten dalam pembangunan keagamaan. Beberapa program unggulan yang ditawarkan meliputi hibah pondok pesantren, pembangunan sarana dan prasarana rumah ibadah, serta pengembangan program Hafiz Al-Qur’an.
”Kita juga ingin nanti ada beasiswa khusus untuk Hafiz Al-Qur’an di setiap desa di Jawa Timur. Jadi, beasiswa itu bukan hanya untuk S1, S2, atau S3, tetapi juga untuk para penghafal Al-Qur’an agar pondok pesantren semakin berkembang dan melahirkan Hafiz yang mumpuni,” jelas Evi.
Evi menyebutkan, rencana pembangunan laboratorium komputer untuk menunjang kegiatan belajar di pondok pesantren sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.
Dia mengajak masyarakat, khususnya di Lamongan, untuk mendukung program-program keagamaan yang berkelanjutan. Sebab, generasi muda Islam yang terdidik di pondok pesantren akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah, baik dari segi agama maupun ekonomi.
”Kami yakin, dengan program-program yang telah dirancang Risma-Gus Hans, masa depan Lamongan dan Jawa Timur akan semakin cerah, penuh dengan generasi muda yang beriman dan berprestasi,” ucap Evi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
