Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 November 2024 | 14.24 WIB

JLS Trenggalek-Tulungagung-Blitar Akan Mulai Tersambung Pada Pertengahan 2025, Catat Bulannya!

Foto JLS Blitar terkini (PUPR) - Image

Foto JLS Blitar terkini (PUPR)

JawaPos.com - Kabar gembira bagi warga Trenggalek, Tulungagung dan Kabupaten Blitar. Sebab JLS (Jalur Lintas Selatan) Trenggalek-Tulungagung-Blitar akan mulai tersambung pada pertengahan 2025.

Dikutip dari laman portal Diskomunfo Tulungagung bahwa Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung Dwi Hary Subagyo menuturkan dari total 54 kilometer JLS di wilayah Tulungagung sebagian besar telah rampung digarap.

Saat ini, hanya tersisa 15 kilometer yang masih dalam pengerjaan. Ruas yang dimaksud mulai dari Brumbun hingga Sine. progresnya sudah sekitar 50-60%, sudah pemadatan, tinggal pengaspalan,” ujar Dwi.

Sesuai kontrak, pelaksanaan pembangunan JLS pada Lot 1A dan 1B akan selesai pada bulan Juli 2025. Jika pembangunan lancar sesuai dengan kontrak, seluruh ruas JLS di Tulungagung tuntas 2025 dan bisa dimanfaatkan untuk akses transportasi masyarakat.

"Nantinya JLS akan menyambungkan langsung dari Trenggalek, Tulungagung hingga ke Kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Menurutnya PSN yang pembangunannya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di wilayah Tulungagung berjalan cukup lancar. Pihaknya berharap penuntasan JLS akan membawa dampak positif bagi masyarakat Tulungagung dan sekitarnya.

Senada dengan itu, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno mengatakan pembangunan jalur pantai selatan membawa dampak signifikan untuk akses transportasi dan perekonomian wilayah pesisir selatan.

Tak hanya itu, potensi wisata berkembang cukup pesat dengan adanya jalur pansela. Kondisi itu diharapkan akan turut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tulungagung.

“Potensi wisatanya sangat besar, karena view-nya memang cukup bagus. Saya rasa akan meningkatkan PAD,” kata Heru.

Meski demikian keberadaan JLS juga membawa tanggungjawab besar bagi pemerintah daerah, sebab di sepanjang jalur Denga pemandangan indah itu muncul ratusan bangunan liar untuk berjualan.

“Sebetulnya sudah pernah ditertibkan, tapi muncul lagi. Ini yang menjadi PR. Kami akan kerja sama dengan Perhutani (pemilik lahan) untuk melakukan penataan, melalui perjanjian kerja sama (PKS),” ujarnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore