
Kampanye "Satu Hati" yang digelar oleh calon bupati Halmahera Timur nomor urut 1, Muhammad Farrel Adhitama, di Lapangan Desa Binagara, Wasile Selatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kampanye "Satu Hati" yang digelar oleh calon bupati Halmahera Timur nomor urut 1, Muhammad Farrel Adhitama, di Lapangan Desa Binagara, Wasile Selatan disambut dengan antusiasme luar biasa. Ribuan warga lintas generasi memadati lapangan, bersatu dengan semangat yang sama, yakni membawa Halmahera Timur ke arah kematangan dan kedewasaan.
Sorak-sorai dari masyarakat terdengar menggema, menyanyikan yel-yel yang seakan menjadi simbol harapan baru: "Satu komando, satu hati, satu suara, satu perjuangan, buang lama ganti baru
Kalimat itu memberikan kesan keinginan kuat masyarakat untuk meninggalkan cara-cara lama yang dianggap tidak efektif, dan memberikan ruang bagi energi serta ide-ide segar dari sosok pemimpin muda seperti Farrel. Kampanye tersebut mencapai puncaknya ketika Muhammad Farrel Adhitama naik ke atas panggung.
Dalam balutan kemeja sederhana yang mencerminkan kedekatannya dengan masyarakat, Farrel tampil penuh semangat. Orasinya memukau ribuan warga yang hadir. Dengan suara lantang namun tetap santun, ia memaparkan visi dan misinya untuk Halmahera Timur.
"Delapan pilar program yang saya tawarkan ini bukan janji kosong. Ini semua hasil telaah saya yang mendalam atas apa yang dialami masyarakat Halmahera Timur selama ini," tegas Farrel, Kamis (14/11)
Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah. Ia menjelaskan secara rinci program-program unggulannya, mulai dari "Haltim Sehat" untuk memastikan akses kesehatan yang merata dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Halmahera Timur, "Haltim Super" untuk meningkatkan mutu pendidikan, mimpi saya adalah menyekolahkan gratis putra-putri Halmahera Timur dari TK hingga Sarjana, apalagi jika ada putra daerah yang ingin kuliah ke luar negeri, kita bisa berikan beasiswa.
“Siapa yang tidak ingin mendapatkan pendidikan di luar negeri, bukan hanya kebanggaan bagi orang tua dan keluarganya, tapi kebanggaan bagi Halmahera Timur, bersama Farrel-Jadi kita akan wujudkan mimpi-mimpi ini,” ucap Farrel dengan penuh semangat.
Kemudian ada "Haltim Job Expo" yang bertujuan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat, terutama masyarakat di Maba Tengah, Wasile Timur, Kota Maba, ketiga kecamatan yang memiliki angka tenaga kerja yang rendah.
"Kita akan perhatikan dan buka peluang kerja selebar-lebarnya bagi putra-putri daerah, kita adakan pelatihan kerja, kita buat kerja sama dengan perusahaan yang ada untuk merekrut putra-putri haltim sebagai tenaga kerja, kemudian tidak ketinggalan program "Haltim Panen," yang berfokus pada mewujudkan swasembada pangan demi ketahanan ekonomi lokal," ungkapnya.
Kemudian, Farrel menambahkan akan memberikan program 100 induk ayam untuk dibudidayakan oleh masyarakat Haltim demi terciptanya masyarakat yang memiliki usaha mandiri.
“Saya ingin memastikan Halmahera Timur memiliki arah yang jelas menuju masa depan yang lebih baik Pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, dan kesempatan kerja yang terbuka lebar adalah hak masyarakat yang harus diwujudkan," ujar Farrel dengan penuh keyakinan.
Kapabilitas Farrel sudah lama diakui, berkat latar belakang akademisnya sebagai lulusan Monash University jurusan Manajemen Ekonomi. Sebagai seorang akademisi sekaligus pengusaha sukses, ia membawa perspektif yang segar dan relevan untuk membangun Halmahera Timur. Karisma dan ketegasan Farrel sangat terasa ketika ia menyuarakan visi misinya dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam debat calon bupati yang digelar oleh KPU.
Selain pandai berorasi, ia juga merupakan pemuda yang kritis dalam menyoroti persoalan, jujur dalam penjelasan, dan lugas dalam memaparkan solusi yang diajukan. Akibat karakternya yang tegas, teliti namun penuh referensi, ia mampu memberikan gambaran nyata tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh Halmahera Timur.
Ia tidak sekadar menyampaikan ide, ia mendengarkan keluhan masyarakat, memahami masalah yang mereka hadapi, dan dengan empati yang tinggi ia berupaya mencari solusi terbaik. Dalam kedua debat publik calon bupati Haltim yang telah dilaksanakan, Farrel konsisten menunjukkan semangatnya. Ketika api semangat yang membara menyatu dengan kekuatan visi, maka lahirlah perubahan. Masyarakat Halmahera Timur sudah terlalu lama menanti perubahan yang nyata. Kepemimpinan sebelumnya, yang kini menjadi rival Farrel, memang telah menjalani satu periode.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
