Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 September 2024 | 18.05 WIB

Akan Dibuka Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Pertemuan Alumni Al-Azhar Mesir di Mojokerto Gagas Deklarasi Pacet

Pendiri dan pengasuh PP Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim (kiri). (Istimewa) - Image

Pendiri dan pengasuh PP Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim (kiri). (Istimewa)

JawaPos.com – Pertemuan akbar alumni Al-Azhar Mesir digelar di Pacet, Mojokerto, Jawa Timur pada 13-15 September. Presiden Terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi pembicara pada kegiatan multaqa yang digelar Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) itu. 

Acara yang akan dihadiri alumni Al-Azhar dari berbagai negara itu, direncanakan akan menghasilkan Deklarasi Komitmen dari Pacet.

Komitmen itu intinya berisi penguatan peran alumni Al-Azhar Mesir untuk lebih berperan dalam menghadapi kondisi politik, geopolitik, serta kondisi sosial ekonomi, yang mengalami banyak perubahan di banyak negara. Termasuk di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. 

Pendiri dan pengasuh PP Amanatul Ummah selaku tuan rumah utama, KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan, pertemuan akbar Multaqa OIAA VIII pada 13–15 September 2024 ini, diselenggarakan dalam skala internasional.

"Kita harapkan komitmen dari Pacet Mojokerto ini, bukan sekedar gaungnya yang akan mendunia," katanya pada Jumat (13/9). 

Juga diharapkan membawa pengaruh bagi umat sejagad. Karena acara ini diikuti oleh alumni Al Azhar dari Indonesia, Asia Tenggara, hingga Bangladesh. Bersama narasumber lain, sejumlah tokoh nasional, dan dari Al Azhar Mesir

Sebagai tuan rumah utama, KH Asep mengundang banyak pembicara dari dalam dan luar negeri dalam acara penting ini. Pertama, Presiden Terpilih Prabowo Subianto sebagai pembicara utama nasional Multaqa OIAA ini.

Sedangkan pembicara internasionalnya adalah dari Al Azhar Kairo Mesir yakni Rektor Universitas Al-Azhar Mesir Prof. Dr. Salama Dawood serta Ketua OIAA Pusat Prof. Dr. Abbas Shouman.

"Azhari, sebutan untuk alumni Al-Azhar, harus bisa menjelma menjadi manusia berdaya saing dalam masyarakat. Baik di bidang keilmuan ataupun kemandirian dan politik kebangsaan seperti para ulama, agar semakin unggul dan kompetitif.

Sekaligus menjadi tokoh pelopor kemajuan Asia Tenggara pada umumnya," ungkap KH Asep yang juga Guru Besar bidang sosiologi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya itu. 

Ketua OIAA Jawa Timur Muhammad Al-Barra mengatakan bahwa kegiatan multaqa OIAA kali ini hendaknya melecut semangat baru para alumni Al-Azhar. Yakni semangat untuk terus bersinergi dalam pengabdian kepada masyarakat.

"Saya rasa setiap reuni memberikan petunjuk kebangkitan. Seperti halnya Multaqa OIAA VIII kali ini, tentunya dapat membuat ikatan alumni Al-Azhar menjadi lebih kuat. Tapi kini saatnya kita bersinergi melalui jalur dan peran masing-masing," jelasnya.

Dia percaya, sinergi akan sangat tinggi karena dapat menciptakan alternatif baru yang belum dilakukan.

"Dengan bersinergi, semangat kita menjadi lebih tebal, dan tindakan kita dalam membangun bangsa dan negara juga menjadi lebih kuat," kata Gus Barra yang juga Wakil Bupati Mojokerto itu. 

Gus Barra menjelaskan mengapa Multaqa OIAA 2024 ini bertempat di Mojokerto, dan bukan di tempat lain. Karena sebagai upaya menggelorakan kebangkitan Indonesia dengan mengambil kisah Majapahit sebagai inspirasi.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore