Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Agustus 2024 | 04.20 WIB

Puluhan Tim Pengamanan Presiden Jokowi Keracunan Makan Nasi Kuning di Tasikmalaya

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto. (Feri Purnama/Antara) - Image

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto. (Feri Purnama/Antara)

JawaPos.com–Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menyatakan, anggota tim pengamanan persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, keracunan makanan. Namun kondisinya saat ini, para korban keracunan makanan sudah sembuh setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

”Alhamdulillah berangsur sembuh. Sudah dirawat dengan cepat, ada yang ke SMC, ke RSU, mudah-mudahan doanya saja,” kata Ade Sugianto di sela-sela penyambutan kedatangan Presiden Joko Widodo yang akan meresmikan Bendungan Leuwikeris di Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya, seperti dilansir dari Antara, Kamis (29/8).

Dia menuturkan, sudah mendapatkan laporan kejadian yang tidak diduga terkait sejumlah petugas pengamanan menjelang kedatangan presiden mengalami keracunan makanan, Rabu (28/8). Tercatat ada 55 orang yang diduga keracunan makanan. Mereka tidak hanya dari kalangan TNI, tapi juga ada dari Polri, BPBD, dan petugas lain, dari jajaran pemerintah daerah.

”Jumlah keseluruhan 55, ini gabungan, laporan ke saya ada TNI, ada Polri, BPBD,” ujar Ade.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Nuaredidin yang mendampingi Bupati Tasikmalaya menambahkan, kondisi korban yang dirawat di rumah sakit maupun puskesmas sudah normal. Mereka sebagian besar sudah kembali bertugas.

”Alhamdulillah sudah normal sekarang, sudah bertugas kembali,” terang Nuaredidin.

Dia menyampaikan, kasus keracunan yang diduga dari makanan nasi kuning itu saat ini sudah ditangani Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab keracunan.

”Itu kami serahkan ke Dinkes, yang jelas sudah makan nasi kuning,” tutur Nuaredidin.

Kepala Puskesmas Manonjaya Mia Sofia mengatakan, sudah mengambil muntahan, sampel makanan yang dikonsumsi, maupun yang masih utuh untuk pemeriksaan lebih lanjut. Seluruh pasien saat datang mengeluhkan sakit mual, muntah, dan pusing, yang sekarang semuanya sudah tertangani dengan baik.

”Alhamdulillah pasien sudah tertangani,” kata ucap Mia Sofia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore