
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan sidak Kolam Renang Jambangan, Kamis (30/5)./Pemkot Surabaya
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kolam Renang dan Bozem Jambangan, Kamis (30/5).
Melalui sidak ini, Wali Kota Eri ingin memastikan proses pembangunan kolam renang yang rencananya dikenakan tiket masuk hanya Rp 5 ribu tersebut berlangsung sesuai harapan.
Saat sidak, Wali Kota Eri Cahyadi turut didampingi oleh jajaran Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Erna Purnawati, Kepala DSDABM Surabaya, Syamsul Hariadi, dan Kepala DPRKPP Surabaya, Lilik Arijanto, beserta Camat Jambangan Ahmad Yardo Wifaqo serta jajaran lainnya.
Pasca melakukan inspeksi, Eri Cahyadi mengaku puas dengan penataan Kolam Renang Jambangan tersebut yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya kali ini.
"Alhamdulillah konsep kolam renangnya sudah jadi, dan hasilnya sangat bagus,” kata Wali Kota Eri seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Surabaya.
Sebelumnya beredar kabar bahwa kolam renang yang berlokasi di Jalan Ketintang Madya VII, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan ini, nantinya akan digunakan oleh para pelajar.
Namun, baru-baru kolam renang tersebut bisa digunakan oleh umum, mulai dari orang dewasa, hingga anak-anak usia 4 tahun ke bawah dan usia 5 - 9 tahun.
“Nah, nanti yang (kolam) di atas kita atur (batas) tingginya. Yang di atas itu memang untuk pelajar Surabaya, dan siapapun itu dia tiketnya cukup Rp 5 ribu," imbuh Eri.
Selain itu, seperti kolam renang yang baru diresmikan di Tambaksari, kolam ini juga bisa digunakan untuk anak-anak stunting.
"Nah, kolam yang untuk usia 4 tahun ke bawah inilah yang nanti bisa digunakan untuk anak stunting,” tuturnya.
Meskipun memuji penataan kolam renang ini, namun wali kota yang akrab disapa Cak Eri ini juga memberi sejumlah catatan, antara lain perlu dilengkapi dengan fasilitas permainan, seperti perosotan, kursi pengunjung, dan sebagainya.
Cak Eri juga meminta jajarannya meninggikan atap kolam renang. Kemudian, ia meminta agar ada penambahan tangga untuk akses menuju ke sisi kiri loket tiket, dan tempat duduk pengunjung dekat kolam anak-anak.
Selain sebagai tempat berenang, Kolam Renang Jambangan ini juga akan dilengkapi wisata bozem, yang menyediakan berbagai wahana menarik, seperti flying fox, sepeda air, dan kereta-keretaan yang mengelilingi bozem.
“Mungkin nanti setiap sabtu minggu juga akan ada wisata berkuda memutari bozem. Juga ada hillclimbing dan outboundnya anak-anak, kita siapkan di bagian ujung,” ungkap wali kota.
Cak Eri menargetkan kawasan wisata Kolam Renang dan Bozem Jambangan ini akan dibuka bersamaan pada akhir Juni 2024. Ia juga masih akan menambah tempat wisata di Kota Pahlawan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
