Hujan lebat mengakibatkan banjir dan tanah longsor melanda lima kabupaten di Sulsel. /Sumber Foto : Dok Basarnas
JawaPos.com – Hujan lebat mengakibatkan banjir dan tanah longsor melanda lima kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Luwu, Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Sinjai pada Jumat 3 Mei 2024, dini hari.
Di Kabupaten Luwu telah dilaporkan adanya tujuh korban meninggal, dan di Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Sinjai, meskipun tidak ada korban jiwa, namun ribuan warga terdampak dan akses jalan terputus.
Dilansir dari laman resmi sulselprov, Sabtu (4/5), Bahtiar Baharuddin selaku Penjabat Gubernur Sulsel, dalam peringatan Hari Jadi Luwu Timur, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut sebelum menyampaikan sambutannya.
Dia meminta doa bagi warga yang terkena musibah di Luwu, Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Sinjai dan menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat Sulsel berduka cita atas kejadian yang merenggut korban jiwa tersebut.
Bahtiar juga telah memerintahkan Kepala OPD terkait untuk segera melakukan penanganan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, Forkopimda bersama TNI-Polri dan seluruh jajaran penanggulangan bencana, telah bekerja sejak pagi hingga malam ini dengan koordinasi yang baik.
Dampak bencana banjir dan tanah longsor di empat daerah ini meliputi kerusakan infrastruktur jalan, jembatan, hilangnya rumah, lahan pertanian, kebun, dan terendamnya empang.
Tim BPBD, Tagana dan personil lainnya sdh turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Lebih lengkapnya, berikut data warga yang meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu.
Rumpak (97 tahun), Jatima (55 tahun), Rima (84 tahun), Muhammad Misdar (29 tahun), Mawi (57 tahun), Sukma (9 tahun), Kapila (84 tahun).
Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Andi Rian Djajadi dan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin segera bertindak cepat dalam menangani bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa kabupaten di provinsi tersebut.
Kapolda mengungkapkan bahwa langkah-langkah penanganan telah dikerahkan dan koordinasi sudah dilakukan, dengan beberapa korban yang telah ditemukan di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Andi Rian menjelaskan bahwa curah hujan cukup tinggi sejak Jumat pagi di beberapa daerah kabupaten, dengan wilayah terdampak bencana mulai dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Wajo, Enrekang, hingga Luwu.
Ia menyoroti bahwa kondisi paling parah terjadi di Sidrap, Luwu, dan Wajo, dengan korban jiwa di Luwu dan Sidrap. Meskipun demikian, masih ada empat korban yang belum ditemukan, yang diharapkan dapat segera ditemukan dengan upaya yang dikerahkan.
Tanggap darurat telah ditetapkan untuk bencana yang menimpa beberapa wilayah kabupaten di Sulsel, dan penanganan dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
