
Anggota DPRD Bojonegoro Imam Sholikin.
JawaPos.com–Anggota DPRD Bojonegoro Imam Sholikin mendapat keluhan dari masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Yakni terkait indikasi intimidasi yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dalam konteks Pilkada 2024.
Keluhan tersebut meliputi tindakan intimidasi yang dilakukan melalui berbagai instansi seperti kasi, pengawas, kasubag, dan pihak lain yang mendatangi pemilik lembaga pendidikan serta guru-guru sertifikasi. Tujuannya untuk minta mendukung salah satu calon bupati.
Selama serap aspirasi di wilayah tersebut, Imam mengungkapkan, menerima banyak keluhan terkait intimidasi yang dilakukan Kemenag Bojonegoro terhadap bawahannya dan pemilik lembaga yayasan.
”Intimidasi tersebut diyakini bertujuan memengaruhi pemilihan salah satu calon bupati pada pilkada,” ucap Imam Sholikin, Jumat (3/5).
Indikasi intimidasi juga dilaporkan melalui organisasi kepengurusan guru agama sertifikasi, yang menunjukkan praktik yang meragukan dalam proses politik lokal.
Mantan Ketua DPRD Bojonegoro itu menyatakan keprihatinannya terhadap hal itu. Dia menekankan bahwa Kemenag seharusnya tidak menggunakan intimidasi sebagai alat untuk mendukung kandidat tertentu dalam proses demokrasi.
”Reaksi terhadap laporan ini sangat negatif, dengan banyak pihak yang menyayangkan tindakan Kemenag Bojonegoro,” ujar Imam Sholikin.
Dia menilai, intimidasi bukan cara yang sah atau etis dalam proses politik. Pihaknya menuntut agar langkah-langkah tegas diambil untuk menindaklanjuti laporan itu.
”Penting untuk dicatat bahwa Pilkada adalah momentum penting dalam proses demokrasi di Indonesia, dan setiap campur tangan yang tidak pantas atau tidak etis harus ditangani secara serius,” kata Imam Sholikin.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
