
Kapolrestabes Makassar Kombespol Mokh Ngajib.
JawaPos.com–Aparat Polrestabes Makassar mengamankan lima orang saat unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei di Kampus Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan.
”Ada lima orang yang kita amankan, yang lainnya (puluhan) kita lakukan pembinaan. Kita serahkan kepada pihak kampus,” kata Kapolrestabes Makassar Kombespol Mokh Ngajib seperti dilansir dari Antara di kampus UNM Makassar.
Kejadian tersebut bermula saat mahasiswa membakar ban bekas di depan Jalan Pendidikan, samping kampus setempat. Padahal waktu unjuk rasa habis setelah maghrib. Aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan aksi, sehingga peserta aksi berlarian masuk kampus.
Aparat selanjutnya merangsek masuk ke kampus hingga ke sekretariat mahasiswa dan langsung mengamankan puluhan mahasiswa. Di saat yang sama, anggota mendapati lima orang sedang minum minuman keras tradisional jenis Ballo dan menyita barang bukti lima botol.
”Tadi ada (diamankan) sesudah aksi selesai. Ada bakar ban di situ dan kita tertibkan, kemudian masuk sini (kampus). Kebetulan, ada beberapa orang melakukan pembakaran (ban). Ada minum Ballo (lima orang), tapi kita sudah amankan. Situasi aman tertib dan terkendali,” papar Mokh Ngajib.
Lima orang yang diduga mengonsumsi miras Ballo tersebut diamankan petugas ke kantor polisi. Sedangkan puluhan mahasiswa lain dikumpulkan di area kampus untuk diberi pengarahan dari aparat kepolisian. Selanjutnya diserahkan ke pihak kampus UNM untuk dilakukan pembinaan.
Aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo. Peserta aksi yang didominasi mahasiswa itu hendak membakar ban bekas, namun tidak dibiarkan aparat hingga terjadi ketegangan saling dorong. Dua mahasiswa sempat diamankan, namun dilepaskan setelah diberi pembinaan.
”Ada beberapa yang kita duga provokator, kita amankan, dilakukan interogasi. Kita sudah komunikasikan dengan baik, dan dikembalikan (dilepas). Mereka berjanji tidak akan mengulangi apa yang dia lakukan,” tutur Mokh Ngajib.
Meski demikian, pihaknya menyatakan seluruh lokasi sekitar 15 titik aksi memperingati Hari Buruh Internasional tersebar di Kota Makassar berjalan aman tertib dan kondusif.
”Evaluasi hari ini, masih ada rekan-rekan mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya dengan bakar ban, takutnya ini memengaruhi aktivitas lalu lintas. Kita juga mempertimbangkan satu sisi, tapi Alhamdulillah semuanya berjalan aman,” tambah Mokh Ngajib.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
