Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 April 2024 | 23.35 WIB

Selain Jadi Alternatif Akses ke Bandara Dhoho Kediri, Ini Manfaat Lainnya Pembangunan Jembatan Jongbiru Bagi Masyarakat

Pekerja mulai meratakan tanah di ujung Jembatan Jongbiru. Pemasangan tiang pancang di proyek yang akan menjadi akses menuju ke bandara itu akan dilakukan minggu ini. (Foto: Wahyu Adji/JPRK) - Image

Pekerja mulai meratakan tanah di ujung Jembatan Jongbiru. Pemasangan tiang pancang di proyek yang akan menjadi akses menuju ke bandara itu akan dilakukan minggu ini. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

JawaPos.com – Menyusul operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri sejah awal bulan April 2024 lalu, kini pemerintah kabupaten (pemkab) perlahan tengah menggencarkan penyelesaiannya proyek pendukung bandara.

Salah satunya terkait pembangunan fisik Jembatan Jongbiru yang nantinya bakal jadi alternatif akses non tol menuju ke Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), Selasa (30/4), Jembatan Jongbiru ini telah mulai dibangun sejak pertengahan bulan Oktober tahu. 2024 lalu.

Proyeknya fisiknya dimulai dengan pemasangan tiang pancang di infrastruktur yang rusak sejak tahun 2017 silam itu.

Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas mengatakan , pemasangan tiang pancang ini bertujuan untuk melihat kondisi tanah yang akan dicor.

Untuk diketahui, tiang pancang yang pertama kali dipasang adalah tiang pancang yang berada di sisi utara.

Hal ini menurutnya disesuaikan dengan kondisi tanah di sana yang lebih siap dibanding sisi selatan.

Khusus untuk area Jongbiru, Dia mengaku pihaknya sampai melakukan pengurukan dan pemadatan tanah terlebih dahulu sebelum pemasangan tiang pancang ini.

Selain itu, menurut Pamungkas lokasi untuk pemasangan tiang pancang di sisi utara juga lebih sulit karena sungai di sisi utara lebih dalam dibanding sisi selatan.

“(Sungai sisi utara, Red) kedalamannya mencapai delapan meter,” lanjutnya, sembari menyebut sungai di sisi selatan jembatan hanya sedalam enam meter saja.

Kendati mengalaminya beberapa kendala, setelah selesai dibangun nanti, Jembatan Jongbiru ini disebut-sebut tidak hanya akan mempermudah akses warga Kota dan Kabupaten Kediri untuk melintas.

Tetapi juga memberi manfaat lalu lintas lainnya, seperti untuk mengurai potensi kemacetan di wilayah Semampir pasca Bandara Dhoho beroperasi.

Sebagai informasi, proyek pembangunan jembatan ini dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari, dengan anggaran mencapai Rp 25,46 miliar. Sedangkan proyek pelebaran jalan dilakukan oleh PT. Poncoredjo dengan anggaran Rp 26,91 miliar.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore