
Pekerja mulai meratakan tanah di ujung Jembatan Jongbiru. Pemasangan tiang pancang di proyek yang akan menjadi akses menuju ke bandara itu akan dilakukan minggu ini. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com – Menyusul operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri sejah awal bulan April 2024 lalu, kini pemerintah kabupaten (pemkab) perlahan tengah menggencarkan penyelesaiannya proyek pendukung bandara.
Salah satunya terkait pembangunan fisik Jembatan Jongbiru yang nantinya bakal jadi alternatif akses non tol menuju ke Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), Selasa (30/4), Jembatan Jongbiru ini telah mulai dibangun sejak pertengahan bulan Oktober tahu. 2024 lalu.
Proyeknya fisiknya dimulai dengan pemasangan tiang pancang di infrastruktur yang rusak sejak tahun 2017 silam itu.
Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas mengatakan , pemasangan tiang pancang ini bertujuan untuk melihat kondisi tanah yang akan dicor.
Untuk diketahui, tiang pancang yang pertama kali dipasang adalah tiang pancang yang berada di sisi utara.
Hal ini menurutnya disesuaikan dengan kondisi tanah di sana yang lebih siap dibanding sisi selatan.
Khusus untuk area Jongbiru, Dia mengaku pihaknya sampai melakukan pengurukan dan pemadatan tanah terlebih dahulu sebelum pemasangan tiang pancang ini.
Selain itu, menurut Pamungkas lokasi untuk pemasangan tiang pancang di sisi utara juga lebih sulit karena sungai di sisi utara lebih dalam dibanding sisi selatan.
“(Sungai sisi utara, Red) kedalamannya mencapai delapan meter,” lanjutnya, sembari menyebut sungai di sisi selatan jembatan hanya sedalam enam meter saja.
Kendati mengalaminya beberapa kendala, setelah selesai dibangun nanti, Jembatan Jongbiru ini disebut-sebut tidak hanya akan mempermudah akses warga Kota dan Kabupaten Kediri untuk melintas.
Tetapi juga memberi manfaat lalu lintas lainnya, seperti untuk mengurai potensi kemacetan di wilayah Semampir pasca Bandara Dhoho beroperasi.
Sebagai informasi, proyek pembangunan jembatan ini dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari, dengan anggaran mencapai Rp 25,46 miliar. Sedangkan proyek pelebaran jalan dilakukan oleh PT. Poncoredjo dengan anggaran Rp 26,91 miliar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
