Penumpang Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan pada hari Lebaran.
JawaPos.com–Penumpang Kereta Cepat Whoosh mengalami peningkatan pada hari Lebaran. Terutama keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang maupun Tegalluar.
Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa mengatakan, KCIC sudah mengantisipasi peningkatan itu dengan menambah 12 perjalanan per hari hingga 18 April. Peningkatan sangat terlihat sejak Rabu (10/4) siang dan Kamis (11/4). Setelah melakukan sholat Id, banyak penumpang yang langsung menggunakan Whoosh untuk bersilaturahmi ataupun wisata dan berlibur ke Kota Bandung dan sebaliknya.
”Berdasar pantauan, jam dan rute favorit yaitu keberangkatan Halim pada Kamis (11/4), mulai pukul 07.55, 08.20, sampai 12.00, terus dipadati penumpang. Okupansi pada jam favorit tersebut mencapai 80 sampai 95 persen,” terang Eva Chairunisa.
Penjualan 12 April, lanjut dia, juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada jam-jam favorit sudah menunjukkan angka 85 persen.
”Adapun pada hari Lebaran, KCIC memberangkatkan 26 ribu penumpang. Jumlah itu naik sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan masa normal sebelum angkutan Lebaran,” kata Eva Chairunisa.
Volume penumpang tersebut, menurut dia, masih akan bertambah karena penjualan masih berlangsung secara online maupun offline. ”Kepadatan terus terjadi di loket dan mesin pembelian tiket untuk reservasi dan pembelian go show,” ujar Eva Chairunisa.
Dengan 52 perjalanan per hari, dia menambahkan, penumpang mendapatkan banyak alternatif perjalanan Whoosh yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Jarak antar jadwal atau headway Whoosh di jam sibuk mencapai 25 sampai 30 menit sehingga membuat penumpang mendapatkan fleksibilitas yang tinggi.
”KCIC mengimbau kepada para penumpang untuk mematuhi ketentuan terkait barang bawaan agar kenyamanan seluruh penumpang dapat terjaga,” ucap Eva Chairunisa.
Dia menjelaskan, setiap penumpang hanya dapat membawa bagasi sebanyak 3 barang dengan dimensi maksimal yaitu 100 x 30 x 40 cm dengan berat total maksimum 20 kg. Adapun 3 barang tersebut dapat berupa 2 koper atau dus dan 1 ransel atas tas tangan.
”Penumpang dilarang membawa hewan, narkotika, senjata api dan tajam, barang mudah terbakar, barang berbau tajam, dan barang yang tidak diperbolehkan petugas dan peraturan perundang-undangan,” terang Eva Chairunisa.
Dia menambahkan, penumpang diharapkan untuk mengatur waktu perjalanan menuju ke Stasiun Whoosh agar datang setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Dikhawatirkan penumpang tertinggal Whoosh karena gate boarding akan ditutup 5 menit sebelum kereta diberangkatkan demi alasan keselamatan.
Untuk melakukan pemesanan tiket, masyarakat dapat bertransaksi melalui aplikasi Whoosh maupun website ticket.kcic.co.id. Untuk saat ini pembelian melalui 2 channel tersebut sudah memiliki fitur pembatalan dan perubahan jadwal secara online.
”KCIC terus mempersiapkan pelayanan sebaik mungkin pasca Lebaran. Inovasi terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan-kemudahan penumpang yang akan menikmati layanan Whoosh,” kata Eva Chairunisa.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
