Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 April 2024 | 17.27 WIB

Kakak Beradik Korban Kecelakaan KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Sempat Bilang Ingin Bertemu Ayahnya yang Meninggal 1 Tahun Lalu

Evakuasi korban kecelakaan di KM 58 jalan Tol Jakarta-Cikampek. - Image

Evakuasi korban kecelakaan di KM 58 jalan Tol Jakarta-Cikampek.

JawaPos.com - Kecelakaan maut di lajur contraflow KM 58 Tol Jakarta-Cikampek menyisakan luka mendalam bagi para korban. Salah satunya adalah keluarga dari N dan A, kakak beradik yang hendak pulang kampung ke Kuningan, Jawa Barat.
 
Salah seorang keluarga korban, Asep menceritakan bahwa N dan A hendak pulang kampung karena ingin melakukan ziarah ke makam ayahnya. Sebab, ayah keduanya belum lama meninggal dunia.
 
"Denger-denger dari ibunya, dia (N dan A) katanya mau ketemu ayahnya. Sedangkan ayahnya sudah nggak ada, itu belum setahun ayahnya meninggal," kata Asep di RSUD Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4).
 
 
Keluarga menilai ucapan N dan A ingin bertemu dengan ayahnya memiliki maksud berziarah ke pusara. Namun, ternyata keduanya ikut berpulang ke pangkuan Tuhan.
 
"Mau ketemu di kampung, dalam arti itukan ziarah kan. Tapikan Allah kehendak lain," ucap Asep.
 
Ibu dari N dan A sendiri sudah diambil DNA untuk proses identifikasi jenazah. Saat ini sample DNA masih diteliti oleh Tim DVI Polri.
 
Sebelumnya, kecelakaan adu banteng terjadi di lajur contraflow tol Jakarta-Cikampek, tepatnya KM 58. Kecelakaan ini melibatkan 3 kendaraan. Yakni Daihatsu Grand Max yang melaju dari arah Jakarta. Sedangkan dua kendaraan lainnya, Daihatsu Terios dan bus Primajasa.
 
"Jadi kecelakaan yang berakibat korban meninggal dunia dan 2 kendaraan terbakar yang melibatkan 3 kendaraan," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (8/4).
 
 
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.04 WIB. Akibat kecelakaan ini, kendaraan Grand Max terbakar hebat.
 
Aan belum bisa memastikan penyebab kecelakaan ini. Olah TKP segera dilakukan oleh penyidik.
 
"Kemudian, korban dari bus yang terlibat ini ada 1 luka berat. Kemudian dari kendaraan Terios ada 1 luka ringan. Kemudian dari Grand Max nih kita ada 12 kantong mayat tadi ya yang kita bawa ke RSUD Karawang," jelasnya.
 
Korban sendiri seluruhnya tewas terbakar. Sehingga belum bisa diidentifikasi oleh petugas. Jumlahnya pun akan dipastikan ulang. Sejauh ini kendaraan Grand Max memiliki data STNK berasal dari Jakarta Timur.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore