Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 April 2024 | 22.52 WIB

Alasan Jamaah Islam Masjid Aolia Gunungkidul Lebaran Duluan dengan Sholat Idul Fitri 1445 Hijriah

Warga berbondong-bondong ke masjid melakukan sholat Idul Fitri 1445 H di Masjid Aolia, Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang, Gunungkidul (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja) - Image

Warga berbondong-bondong ke masjid melakukan sholat Idul Fitri 1445 H di Masjid Aolia, Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang, Gunungkidul (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

JawaPos.com – Idul Fitri 1445 Hijriah memang tinggal menghitung hari, walau Jamaah Islam Masjid Aolia Padukuhan Panggang III, Giriharjo, Panggang, Kabupaten Gunungkidul, telah melaksanakan salat Idul Fitri, Jumat (5/4) April 2024, pukul 07.00 WIB.

Pantauan Radar Jogja di lokasi, dengan menggunakan baju kokoh dan memegang sajadah, nampak ratusan jamaah berbondong-bondong ke masjid Aolia untuk mengikuti pelaksanaan sholat Idul Fitri 1445 Hijriah.

Setidaknya, ada dua masjid di dusun itu telah melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri dengan durasi 30 menit yang dilanjutkan dengan mendengarkan khutbah dan berdoa bersama.

Sekilas tidak ada yang berbeda dari pelaksanaan sholat Idul Fitri oleh jamaah masjid Aolia, ibadah diawali dengan gemruh takbir dari ratusan jamaah, kemudian salat dua rakaat, lalu salam-salaman antara jamaah.

Namun begitu, waktu pelaksanaan jauh mendahului ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Salah seorang jamaah Rahmad Yanto mengatakan, penentuan waktu Ramadhan jamaah masjid Aolia mengikuti guru sekaligus imam masjid KH.

Menurutnya, Raden Ibnu Hajar Sholeh atau Mbah Benu memutuskan pelaksananaan lebih awal ibadah puasa dan salat Idul Fitri sudah sering dilakukan jamaah Masjid Aolia.

"Sekitar jam 7 tadi kami melaksanakan sholat Idul Fitri," ujar Rahmad usai melaksanakan salat di masjid Aolia.

Rahmad Yanto mengaku, pelaksanaan salat Idul Fitri bukan hanya di masjid Aolia, melainkan di beberapa tempat yang mengikuti arahan dari Mbah Benu atau Kiai Haji Ibnu Hajar Pranolo.

"Kami kan sudah melaksanakan ibadah puasa sejak 7 Maret 2024 kemarin, hari ini melaksanakan salat Idul Fitri," ucapnya.

Sementara itu, Mbah Benu mengaku, pelaksanaan salat Idul Fitri 1445 Hijriah hari ini bukan hanya di Kabupaten Gunungkidul, melainkan dilaksanakan di berbagai daerah lain yang mengikuti ajaran dari dirinya.

"Tidak hanya di sini (pelaksanaan sholat Idul Fitri) tapi di daerah lain juga sudah melaksanakan," ujar Mbah Benu kepada awak media.

Mbah Benu mengaku, tidak mengetahui jumlah jamaah Islam masjid Aolia, namun dirinya memastikan semua jamaah di berbagai daerah lain juga telah melaksanakan salat Idul Fitri.

Meskipun berbeda dengan penentuan waktu yang dilaksanakan pemerintah, Mbah Benu menuturkan untuk selalu berpikiran baik akan ketentuan yang dilaksanakan oleh jamaah masjid Aolia.

"Mau disalahkan atau tidak, bagi kami tidak apa-apa. Semua itu urusan Tuhan," pungkasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore