Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Maret 2024 | 15.43 WIB

Cuaca Buruk Sebabkan Dua Dusun di Kabupaten Tulungagung Alami Krisis Air Bersih

Pendistribusian air bersih kepada warga yang mengalami krisis air bersih di Tulungagung. (BPBD TULUNGAGUNG)

 
 
JawaPos.com - Cuaca buruk akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya krisis air bersih di dua dusun di Kabupaten Tulungagung.
 
Krisis air bersih terjadi selama dua hari terakhir di dua dusun di Desa Winong Kecamatan Kalidawir Tulungagung karena air bercampur dengan lumpur.
 
Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma mengatakan bahwa sejak Selasa (5/3), pihaknya telah menerima permintaan air bersih dari dua dusun di Desa Winong Kecamatan Kalidawir.
 
Kebanyakan, warga di wilayah Desa Winong Kecamatan Kalidawir sendiri diketahui memanfaatkan air bersih dari Hippam Tirto Langgeng.
 
Hanya saja, selama dua hari terakhir air bersih dari Hippam tidak berjalan maksimal karena sempat mengeluarkan air bercampur lumpur.
 
"Mulai Selasa (5/3), air Hippam warga disana sempat mengeluarkan lumpur, dan pada Rabu (6/3) airnya tidak bisa digunakan, sehingga mereka kekurangan air bersih," kata Gilang Zelakusuma, dikutip dari Radar Tulungagung (Jawa Pos Group), Jumat (8/3).
 
 
Gilang menyebutkan bahwa krisis air bersih di dua dusun di Winong tersebut diduga karena dampak cuaca buruk yang terjadi di Kabupaten Tulungagung selama beberapa pekan terakhir.
 
Pasalnya, Hippam sendiri memanfaatkan air sungai untuk diambil dan dimanfaatkan warga setempat melalui jaringan Hippam.
 
Namun, karena cuaca buruk, air sungai yang menjadi sumber air milik Hippam menjadi keruh lantaran bercampur dengan lumpur, sehingga berdampak pada warga penggunanya.
 
Bahkan pihaknya juga mendapatkan informasi jika mesin penyedot air milik Hippam sempat rusak akibat menyedot air yang bercampur dengan lumpur.
 
"Faktornya karena cuaca buruk, dan air sungai menjadi keruh, sehingga air yang diterima warga sempat bercampur lumpur. Informasi terakhir mesinnya juga rusak," ungkapnya.
 
Terkait masalah tersebut, Gilang menyebut jika Kepala Desa (Kades) Winong kemudian meminta bantuan dropping air bersih kepada BPBD Tulungagung untuk dua dusun yang terdampak.
 
 
Sejak dua hari terakhir pihaknya juga sudah mengirimkan total delapan truk tangki air bersih untuk dua dusun tersebut.
 
Diketahui, satu truk tangki mampu menampung sebanyak 5000 liter air sehingga total air bersih yang sudah dikirim di dua dusun tersebut yakni sebanyak 40.000 liter.
 
Menurut Gilang, pihaknya masih tetap akan mengirimkan air bersih untuk dua dusun tersebut apabila mereka masih tetap meminta air bersih.
 
"Dua dusun itu yakni Dusun Winong Rt 1 Rw 1 dan Dusun Mongkrong Rt 1 Rw 2 Desa Winong Kecamatan Kalidawir Tulungagung. Hari ini belum ada permintaan lagi, kalaupun minta akan kami kirim," pungkasnya.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore