bandara Trunojoyo (https://bandara-trunojoyo.com)
JawaPos.com – Bandara yang terletak di Kabupaten Sumenep ini jadi satu-satunya gerbang pelayanan transportasi udara di Pulau Madura.
Dilansir Radar Madura (JawaPos Grup), Rabu (6/3), proses pembangunannya telah dimulai sejak 2014 silam mencakup pembebasan lahan.
Diketahui, pembangunannya menghabiskan anggaran senilai miliaran rupiah yang bersumber dari APBD Sumenep dan dibantu juga oleh suntikan dari APBN.
Bandara Trunojoyo mulai membuka layanan penerbangan komersil untuk pertama kalinya pada tahun 2017. Proving Flight ini dilaksanakan oleh PT. Wing Abadi (Wings Air) jenis ATR 72-600.
Rute penerbangan yang dibuka setiap hari pada saat itu adalah dari Bandara Trunojoyo (Sumenep) ke Bandara Juanda (Surabaya) dan sebaliknya.
Sayangnya, dilansir dephub.go.ud, layanan komersil ini berhenti pada tahun 2020 dikarenakan mulai merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia.
Barulah dua tahun kemudian, yakni pada tahun 2022, layanan komersil kembali dibuka dan melayani rute ini dengan maskapai yang sama yaitu Wings Air.
Namun, karena alasan operasional dari pihak maskapai, layanan penerbangan ini pun kembali berhenti di tahun tersebut, bahkan hingga saat ini.
Sejak saat itu, bandara ini hanya melayani penerbangan perintis saja. Penerbangan perintis sendiri adalah kegiatan angkutan udara yang melayani rute penerbangan ke daerah yang belum terlayani oleh moda transportasi.
Diantaranya, seperti kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Kepulauan Bawean Kabupaten Gresik, Kepulauan Pagerungan Kabupaten Sumenep, Semarang, Surabaya, dan Banyuwangi.
Delapan tahun kemudian, pembangunannya rampung dan diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu (20/4) tahun 2022.
Operasional Bandara Trunojoyo ini dipercaya dapat menunjang pertumbuhan ekonomi wilayah Kabupaten Sumenep dan pulau Madura yang memiliki banyak potensi ekonomi dan wisata.
Selain itu, sebagai pembuka wilayah atau keterisolasian wilayah kepulauan-kepulauan di kabupaten Sumenep, seperti pulau Kangean, pulau Pagerungan, pulau Masalembu, dan kepulauan sekitarnya.
Sebenarnya, penerbangan perintis ini telah ada lebih dulu di Bandara Trunojoyo. Sebab, diketahui penerbangan perintis ini telah dibuka sejak tahun 2015 dengan operator PT Asi Pudjiastuti (Susi Air).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
