Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Februari 2024 | 11.12 WIB

Kisah Petugas Pindahkan Ratusan Makam yang Terkena Proyek Tol Solo-Jogja, Ungkap Kondisi Jenazah hingga Lokasi Makam Baru

Proses pemindahan makam yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten oleh para pekerja dari Al Iswat pada Selasa (27/2). - Image

Proses pemindahan makam yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten oleh para pekerja dari Al Iswat pada Selasa (27/2).

JawaPos.com – Proses pengerjaan Jalan Tol Solo-Jogja terus dikebut, termasuk pemindahan ratusan makam yang berada di tengah lokasi proyek tepatnya di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten. Proyek Jalan Tol Solo-Jogja itu ditarget bisa mulai beroperasi hingga Ngawen, Klaten pada musim mudik Lebaran tahun 2024 ini.

Ketua Panitia Pemindahan Makam Kampung Sidorejo, Desa Beku, Karanganom, Klaten menyebutkan total ada 302 makam yang dipindahkan dan akan menempati makam baru yang berlokasi sekitar 50 meter dari makam lama.

Dalam proses pemindahan makam itu, turut melibatkan pihak ketiga yaitu Al Iswat. Parwito selaku Ketua Panitia Pemindahan Makam mengatakan bahwa pemindahan makam berjalan lancar dan tidak ada kendala maupun kejadian yang menonjol.

Menurutnya seluruh proses pemindahan makam sudah berjalan sesuai rencana yang ditetapkan sebelumnya. Ia juga mengungkapkan kondisi jenazah yang mereka pindahkan beragam. Tetapi rata-rata memang sudah berbentuk tulang belulang.

“Ada jenazah yang kondisinya masih utuh tulang belulangnya, namun memang rata-rata sudah dalam bentuk tulang belulang yang lembut,” ujar Parwito seperti dilansir dari Radar Solo (Jawa Pos Group).

Ia juga mengungkapkan bahwa terakhir kali jenazah dimakamkan di kompleks makam Kampung Sidorejo ini adalah pada tahun 2023 atau belum sampai setahun. Menurutnya di lokasi makam yang baru nantinya tidak akan dibuatkan kijing, melainkan hanya penanda berupa batu nisan dan nama jenazah.

Sementara itu Ketua Tim Al Iswat Joko Yudho mengatakan bahwa pihaknya diminta oleh pihak pelaksana proyek Jalan Tol Solo-Jogja untuk segera memindahkan makam dalam waktu dua hari. Alasannya karena lokasi makam yang berada di tengah badan jalan tol, serta target jalan tol ini akan dapat digunakan pada musim mudik Lebaran 2024 mendatang.

“Untuk yang di Klaten, kami sudah melaksanakan pemindahan makam yang keempat kalinya,” ungkap Joko.

Ia juga menyampaikan bahwa timnya sebelumnya telah memindahkan makam di Desa Duwet, Kecamatan Ngawen serta di Desa Brangkal dan Ngabeyan di Kecamatan Karanganom.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore