
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Syamsul Hariadi (tengah) menjelaskan penanganan banjir di kantor Pemkot Surabaya./ (Foto: Suryanto)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya tengah mengebut pengerjaan penanganan banjir di wilayah Surabaya, yaitu di Kecamatan Pakal dan Benowo.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir kiriman dari wilayah Gresik datang kembali. Banjir kiriman tersebut terjadi pada akhir pekan lalu.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi mengatakan, pembangunan tanggul dilakukan di dua lokasi.
Yakni, Jalan Pakar Madya dan Jalan Tengger Raya. Tekniknya menggunakan karung pasir.
"Untuk sementara kita tahan airnya biar nggak masuk kemudian kita pasang dinding tanggul permanen," ujarnya, dilansir dari Radar Surabaya, Kamis (22/2).
Proyeknya berjalan dari perbatasan Gresik hingga Kali Kluwung. Saat ini, dia menilai progres pembangunan tanggul berjalan positif.
"Kalau sudah terpasang nanti kita kurangi langsung pasang yang tanggul permanen," ucapnya.
Pemkot Surabaya menyampaikan bahwa pembangunan tersebut menggunakan perhitungan yang matang dan dinding tangguk harus dibangun dengan pondasi yang kuat.
Alasan harus menggunakan pondasi yang kuat adalah agar tidak mudah roboh untuk menahan debit air yang datang.
"Karena dinding tanggul ini harus ada pondasinya. Tapi untuk menanggulangi kalau ada hujan lagi, itu ada sandbagnya dulu. Nanti setelah sandbag terpasang, kita kurangi pasang tanggul permanen. Jadi mengerjakan dinding tanggulnya nanti berjalan sambil bertahap," jelasnya.
Di Jalan Tengger Raya misalnya, dia menyebut bahwa pembangunan tanggul bisa dilakukan lebih cepat. pondasi tanggul dibangun dari batu kuwung.
Pembangunan tanggul permanen di Jalan Tengger Raya bertujuan untuk membendung aliran banjir. Hal ini dilakukan agar tidak meluber hingga ke jalan dan tempat tinggal warga.
Tanggul tersebut akan dibangun dengan ketinggian mencapai hingga 1 meter. Syamsul mengatakan Sudah mulai pengerjaan, di daerah Tengger Raya itu langsung dinding tanggul, karena dia sudah ada pondasinya.
Jadi buangan air dari Gresik itu langsung kita bisa tahan dengan dinding tanggul karena dia sudah ada pondasinya lebih cepat.
Dia menargetkan, pembangunan tanggul dan peninggian jalan rampung dalam waktu sebulan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
