
Belum turunnya ijin Kemenhub membuat penerbangan perdana umrah dari Bandara Banyuwangi tertunda (Ramada Kusuma)
JawaPos.com – Masyarakat yang berniat akan memanfaatkan Bandara Internasional Banyuwangi untuk penerbangan umrah harus kembali bersabar dan menunggu lagi.
Pasalnya, rencana penerbangan perdana umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi itu diketahui belum mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama dengan pihak - pihak terkait lainnya telah merencanakan penerbangan perdana umrah pada 22 Februari 2024 besok.
Hal ini pun turut berimbas pada agent travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) wilayah Sekar Kijang, yang mengaku merugi akibat dari penundaan ini.
Dilansir Radar Banyuwangi (JawaPos Grup), Rabu (21/2), Direktur PT.Berkah Kubah Hijau, H.Ibnul Mubarok mengaku baru mendapatkan surat pemberitahun tentang penjadwalan ulang tersebut pada Senin (19/2).
“Baru sore ini tadi (kemarin sore) saya mendapatkan surat dari Pemkab Banyuwangi, yang isinya bahwa penerbangan perdana dari Terminal Bandara Internasional Banyuwangi akan dilakukan penjadwalan ulang dikarenakan masih dalam proses penyelesaian perizinan di Kementerian Perhubungan,” jelasnya.
Tak pelak pemberitahuan berupa surat yang ditandatangani oleh Assisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto itu pun membuatnya terkejut.
Sebab, ia mengaku ada 90 jemaah umrah yang sudah bersiap untuk berangkat umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi pada tanggal 22 Februari besok.
“Kalau digagalkan tidak mungkin, karena kami juga sudah terlanjur pesan hotel di Makkah dan Madinah Arab Saudi. Kami juga sudah menyiapkan transportasi selama di Tanah Suci. Kalau seperti ini, kami terancam merugi,” terangnya.
Menurutnya, hal itu menjadi beban bagi dirinya sebagai agent travel yang sudah teken nota kesepahaman dalam artian mendukung pelaksaan pemberangkatan umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi.
“Kami tentu kecewa, karena sudah kadung koar-koar, sementara kami terancam merugi dengan peristiwa ini. Kami harus secepatnya memesan tiket kembali untuk jemaah umrah kami yang harus diberangkatkan pada hari Kamis (22/2) mendatang ini. Semoga, keajaiban dan pertolongan Allah, dan diberikan kemudahan dan kelancaran,” harapnya.
Disisi lain, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, membenarkan adanya penundaan tersebut.
“Karena itu pemberangkatan umrah belum bisa dilakukan pada Kamis (22/2) dan dilakukan reschedule sampai dengan perizinannya final,” jelas nya.
Setelah mengantongi izin, menurutnya akan segera dilakukan kesepakatan pemberangkatan penumpang. Barulah setelah itu akan dilakukan publikasi penerbangan internasional dan penjualan tiket kepada publik.
Sementara itu, dalam minggu ini ia menyebut tim akan melakukan silaturahmi dan koordinasi terkait percepatan perizinan dimaksud.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
