Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 02.36 WIB

Gunung Merapi Muntahkan Dua Kali Awan Panas dalam Satu Hari

 

Gunung Merapi di Sleman melepaskan dua kali Awan Panas Guguran (APG) pada Sabtu, 10 Februari 2024. (BPPTKG)

 
JawaPos.com - Gunung Merapi di Sleman menghebohkan dengan melepaskan dua kali awan panas guguran (APG) dalam satu hari.
 
Melansir dari Radar Jogja (JawaPos Grup) Sabtu (10/2), laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan bahwa kedua erupsi tersebut bergerak ke arah barat daya.
 
Pada pukul 09.24 WIB, terjadi APG pertama dengan amplitudo maksimum 49 mm, durasi 155.80 detik, dan jarak luncur sekitar 1500 meter ke arah barat daya (Kali Bebeng). 
 
Sementara APG kedua, terjadi pada pukul 15.05 WIB dengan amplitudo maksimum 59 mm, durasi 134.56 detik, dan perkiraan jarak luncur sekitar 1300 meter ke arah barat daya (Kali Bebeng). Selain itu, kondisi visual berkabut dan arah angin menuju ke utara.
 
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah yang berpotensi bahaya sesuai dengan rekomendasi yang diberikan. 
 
Hal ini terjadi setelah pada Jumat (9/2), Gunung Merapi masih menunjukkan aktivitasnya dengan melepaskan sembilan kali lava pijar dalam waktu enam jam. 
 
Cuaca di sekitar Gunung Merapi pada saat itu cerah, berawan, dan mendung, dengan angin berhembus tenang ke arah barat. 
 
Suhu udara berkisar antara 17.6-20 °C, kelembaban udara sekitar 72-99.3%, dan tekanan udara antara 768.3-918.1 mmHg.
 
Tak lama sebelumnya, pada Rabu (7/2) terjadi aktivitas gunung Merapi yang signifikan. 
 
Teramati satu kali Awan Panas Guguran (APG) menuju arah Barat Daya (Kali Bebeng) dengan estimasi jarak luncur maksimum 1.600 meter. 
 
Selain itu, teramati juga 34 kali guguran lava menuju arah Barat Daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter, serta satu kali guguran lava menuju arah Selatan (Kali Boyong) dengan jarak luncur 1.500 meter. Gunung Merapi juga teramati berkabut secara visual.
 
Ini merupakan laporan Aktivitas Vulkanik dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode Rabu, 7 Februari 2024, dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. 
 
Hingga saat ini perkembangan situasi Gunung Merapi tetap menjadi sorotan penting bagi masyarakat sekitar.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore