
Prosesi Wilujengan Dhaup Agung Pura Pakualaman, Rabu (3/1). (Instagram @purapakualaman)
JawaPos.com – Dhaup Ageng Pernikahan Putra Bungsu Pakualam X, BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti akan dimulai pada Minggu (7/1) hingga Jumat (12/1).
Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Penghageng Kadipaten Pakualaman, Kanjeng Raden Tumenggung Radyawisroyo, mengatakan, rangkaian acara pernikahan bukan sekadar pernikahan biasa seperti yang ada di masyarakat umumnya.
“Acara perkawianan ini banyak hal-hal budaya yang sudah tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Maka dhaup ageng ini justru ingin nguri-uri melestarikan apalagi di suasana kanjeng PA X hanya mempunyai dua putra," katanya Rabu (3/1).
Ia mengatakan Dhaup Ageng Pernikahan ini memiliki rangkaian yang panjang. Rangkaian pernikahan pra acara pun dibagi tiga, yaitu lamaran dan silaturahmi yang telah dilakukan pada Oktober 2023 lalu.
Puncak acara pun dilaksanakan pada bulan Januari dengan diawali rangkaian Kegiatan Wilujengan.
Pertama, Bucalan yang dilakukan pada (3/1). Bucalan memiliki makna membuang atau menyingkirkan semua rintangan dan gangguan secara metafisik maupun nyata dari seorang yang mempunyai rencana tidak baik.
"Juga merupakan bentuk permintaan izin kepada semua makhluk yang ada serta tetap memohon perlindungan Tuhan," ujarnya.
Selanjutnya Wilujengan bertujuan memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana dengan harapan Dhaup Ageng dapat berjalan dengan selamat dan lancar.
Selanjutnya, Kamis (4/1), dilakukan ziarah ke makam leluhur Pakualam di Kagungan Dalem Astana Kota Gede dan Kagungan Dalem Astana Giriganda.
Selain itu, doa bersama di Kagungan Dalem Masjid Agung, Kagungan Dalem Masjid Trayu, Kagungan Dalem Masjid Sunyaragi, Kagungan Dalem Masjid Giriganda, dan Kagungan Dalem Masjid Wates dilakukan pada Jumat (5/1).
Pemasangan tarub dan majang dilakukan pada Minggu (7/1) pukul 10.00 WIB di Tratag Kagungan Dalem Bangsal Sewatama, Tratag Kagungan Dalem Kepel, Kagungan Dalem Regol Danawara, Kagungan Dalem Pawon Ageng, Dan Tratag Kagungan Dalem Bangsal Kepatihan.
“Bleketepe dipsang di Trarag Kagungan Dalem Bangsal Sewatama,” ucap Kanjeng Raden Tumenggung Radyawisroyo.
Sementara itu, Majang dilakukan di Kagungan Dalem Gedhong Ijem atau kamar calon pengantin laki-laki, Kagungan Dalem Gedhong Purwaretna Atau Papan Upacara Tampa Kaya, Dan Kagungan Dalem Kepatihan Gandhok Wetan Atau Kamar Calon Pengantin Putri.
Selanjutnya ialah prosesi Nyengker, Siraman Putri, Siraman Kakung, Tantingan, Midodareni, dan Tuguran.
Pada Senin (8/1) calon pengantin putri disengker di Kagungan Dalem Kepatihan Gandhok Wetan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
