Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Januari 2024 | 14.16 WIB

SPBU Tempurejo Kota Kediri Beroperasi Kembali, Begini Tanggapan Sinis Warga Kelurahan Tempurejo

Sales Branch Manager Pertamina Unit Pemasaran V Depo Kediri Agung Wijaya (2 dari kanan) dan Kepala DLHKP Imam Muttakin menyosialisasikan rencana operasional SPBU Tempurejo.

JawaPos.com – Usai ditutup selama tiga bulan lamanya, SPBU Tempurejo dikabarkan kembali beroperasi.

Mulanya, penutupan SPBU Tempurejo, disebutka telah mencemari sumur-sumur warga di RT 5/II Kelurahan Tempurejo, Kediri, Jawa Timur.

Pengoperasian kembali SPBU Tempurejo diketahui telah berlangsung pada Sabtu (30/12) lalu, perwakilan Pertamina telah menemui warga terdampak dengan tujuan untuk memberi sosialisasi.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak SPBU Tempurejo menjelaskan bahwa pembukaan SPBU dilakukan karena berdasar evaluasi sudah dinyatakan memenuhi syarat, serta sudah di izinkan juga.

Kendati datang dengan cara yang baik, hal itu jelas tetap menimbulkan kontroversi, khususnya dari warga yang sumurnya tercemar karena bocornya pipa penyalur BBM pada 14 Agustus lalu.

Pasalnya, masalah pencemaran air sumur di lingkungan tersebut diketahui masih belum selesai. Sehingga, seharusnya pihak SPBU dan Pertamina memprioritaskan lebih dulu terkait penyelesaian pencemaran air sumur itu.

Salah satu warga yang sumurnya tercemar BBM SPBU Pertamina, Sugiyono, mengungkapkan keluh kesahnya terkait pencemaran air sumur kepada pihak SPBU dalam sosialisasi itu.

“Setelah dikasih obat dan disedot (dikuras, red), sumur saya airnya malah berwarna biru. Biru minyak,” tutur Sugiyono, salah satu warga yang sumurnya tercemar BBM, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).

Berdasarkan pantauan Radar Kediri (JawaPos Grup), sumur milik Sugiyono yang berjarak sekitar 100 meter dari SPBU memang belum normal. Hal itu dapat dilihat dari permukaan air yang tertutup lapisan gelembung yang keruh.

Kendati demikian, Sugiyono menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan terkait SPBU Tempurejo yang akan beroperasi kembali. Ia hanya ingin agar pencemaran minyak di belasan sumur warga itu benar-benar dituntaskan terlebih dulu.

Menanggapi keluhan Sugiyono, Sales Branch Manager Pertamina Unit Pemasaran V Depo Kediri Agung Wijaya akan segera menindaklanjuti masukan dari Sugiyono itu.

Sebagai langkah penyelesaian permasalahan tersebut, Agung berjanji bahwa pihaknya bakal melakukan treatment di sumur bor atau pompa milik warga yang terdampak minyak.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, sejauh ini baru sumur terbuka saja yang di-treatment dengan metode kimia. “Nanti akan kami koordinasikan dengan pihak SPBU tentang bagaimana realisasinya,” tandasnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Sumber: Radar Kediri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore