Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 03.36 WIB

Kemampuan Rekayasa Sistem yang Menakjubkan, Tengok Sejarah Pengaliran Air Pada Masa Kerajaan Majapahit 

Sumur tua sebagai sumber air zaman Kerajaan Majapahit ditemukan di sejumlah tempat di Kabupaten Mojokerto. - Image

Sumur tua sebagai sumber air zaman Kerajaan Majapahit ditemukan di sejumlah tempat di Kabupaten Mojokerto.

Jawapos.com - Bukan rahasia, apabila Nusantara pernah memiliki kerajaan yang terkenal akan kedigdayaannya dalam menguasai banyak wilayah.

Kerajaan tersebut bernama Majapahit. Kerajaan yang berdiri pada 1923 M tersebut beribukota di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Sebagai kerajaan  besar dengan rakyatnya yang makmur, Majapahit tentu memiliki infrastruktur dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Salah satu infrastruktur yang menakjubkan pada kerajaaan tersebut adalah sistem pengolahan airnya.

Dilansir dari Radar Majapahit, Rabu (6/12), dalam catatan sejarah lisan, mereka  mampu merekayasa sumber air dengan memanfaatkan fungsi pepohonan.

Menurut Situs Sumur Gantung, Desa Berat Wetan, Kecamatan Kemlagi, masyarakat kerajaan Hindu-Budha tersebut disinyalir telah menguasai teknik rekayasa pengolahan air.

Rekayasa dilakukan dengan membangun kanal dan bendungan misalnya, dan mereka juga bisa menghasilkan sumber air di daerah yang mustahil.

Bukti hebatnya pembangunan tersebut, terdapat di situs Sumur Gantung. Sumur tersebut terdiri dari  tatanan batu bata yang menggunung setinggi kira-kira 3 meter.

Sebelum seperti sekarang yang kondisinya cenderung berantakan, bangunan tersebut merupakan sebuah candi dengan ukuran 6x6 meter. Bagian tengah candi tersebut berupa lubang serupa sumur.

Juru Pelihara Situs Sumur Gantung, Sukanan, 54, menceritakan, posisi sumur dalam candi tersebut lebih tinggi dibanding aliran sungai di dekatnya. Agar menghasilkan air.

Ia menceritakan,  pejabat Majapahit kala itu menanam berbagai pohon rimbun di sekitar candi untuk menarik sumber air.

 ’’Pembangunan candi dengan sumur ini berkaitan dengan kisah persembahan untuk putri kerajaan,’’ tuturnya.

Analisis terhadap hubungan pohon dan sungai diinterpretasikan sebagai cara untuk menarik sumber air melalui media tanaman.

’’Sumur terisi air dari resapan di akar-akar pohon,’’ terangnya

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore