Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 21.19 WIB

Jelang Nataru, Lonjakan Inflasi Perlu Diantisipasi

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana pimpin Rakor Forkopimda bertema Menjaga Kondusivitas dan Pengendalian Inflasi Wilayah Jawa Tengah Menjelang Perayaan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. - Image

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana pimpin Rakor Forkopimda bertema Menjaga Kondusivitas dan Pengendalian Inflasi Wilayah Jawa Tengah Menjelang Perayaan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

JawaPos.com–Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mengingatkan kepada pemerintah daerah di wilayahnya untuk mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).

”Menjelang nataru ini, (harga) barang-barang biasanya naik, saya minta dijaga betul,” kata Nana saat Rakor Forkopimda bertema Menjaga Kondusivitas dan Pengendalian Inflasi Wilayah Jawa Tengah Menjelang Perayaan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Selasa (5/12).

Inflasi Jawa Tengah secara year on year pada November berada di angka 3,16 persen, sehingga perlu diwaspadai. Oleh karena itu, Nana meminta para bupati/wali kota untuk memberi perhatian serius pada kemungkinan terjadinya lonjakan inflasi.

Nana menginstruksikan supaya gencar melakukan sidak di pasar-pasar. Dengan sidak, akan diketahui kondisi pasokan sembako, keamanan pangan, dan fluktuasi harganya. ”Saya minta jangan sampai ada penimbunan-penimbunan terhadap sembilan bahan pokok,” ujar dia.

Dia menambahkan, baik BUMN maupun BUMD yang bertanggung jawab atas ketersediaan pasokan pangan juga diminta memastikan kecukupan. Pun dengan pasokan elpiji dan BBM dari Pertamina juga dipastikan ketersediannya. Sebab, menurut Nana, Jawa Tengah merupakan lintasan maupun tujuan perjalanan terbesar, dengan prediksi 14,86 juta orang atau 13,80 persen.

Bahkan, menurut dia, Jateng juga menjadi provinsi dengan pergerakan terbesar. Yakni sekitar 14,22 juta orang atau 13,21 persen.

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana ingatkan pemda di wilayahnya antisipasi lonjakan inflasi jelang Natal dan tahun baru.

”Untuk itu, semua aspek harus disiapkan dengan baik. Setiap arus mudik dan balik, Jateng ini akan selalu terlewati. Maka dalam hal ini kita perlu kesiapsiagaan,” kata Nana.

Meskipun demikian, lanjut Nana, secara umum Jateng sudah siap menghadapi libur Natal dan tahun baru. Berbagai antisipasi juga sudah dilakukan, mulai antisipasi kerawanan kejahatan, kecukupan pangan dan energi, angkutan Natal, infrastruktur jalan, hingga penyiapan keamanan di objek wisata.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, pihaknya menyiapkan 9.700 personel untuk mengamankan nataru. Rencananya, digelar operasi Lilin Candi selama 12 hari, mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Operasi Lilin Candi akan disebar di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Pos-pos tersebut dibagi berdasar tingkat kerawanan daerah. Pos-pos yang akan dijaga mulai dari gereja, objek vital, termasuk tempat perayaan saat pergantian tahun.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore