Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Desember 2023 | 13.40 WIB

Belum Dibuka Secara Resmi, Taman Baru Monju Bandung Ramai Diserbu Warga Sebabkan Kotor dan Sampah Berceceran

fasilitas baru di Taman Monju Bandung – banyak anak-anak menaiki mainan yang masih terbungkus plastik / sumber: instagram @hayulahgaskeun - Image

fasilitas baru di Taman Monju Bandung – banyak anak-anak menaiki mainan yang masih terbungkus plastik / sumber: instagram @hayulahgaskeun

JawaPos.com – Monumen Perjuangan (Monju) yang terletak di Jalan Dipatiukur, Bandung, mencapai tahap akhir pembaruan sejumlah fasilitas umum.

Fasilitas tersebut terdiri dari area santai, panggung teatrikal dan taman bermain yang dilengkapi dengan beberapa permainan anak seperti ayunan dan perosotan, bangku, hingga rumput elastis.

Namun, meskipun belum sempat diresmikan, kawasan taman Monju tersebut sudah lebih dulu ramai didatangi warga karena sebelumnya sempat viral di media sosial.

Dari video yang beredar, pengunjung membludak menerobos area yang belum dibuka untuk umum, banyak juga anak-anak yang menaiki fasilitas permainan dan membuka plastik yang sebelumnya masih membungkus permainan tersebut.

Akibatnya, banyak sekali sampah-sampah yang berserakan di lokasi. Wajah baru taman monju tersebut sekonyong-konyong menjadi tidak terkondisikan.

Sebelumnya, taman Monju sudah mulai direvitalisasi sejak pandemi, dimana dilakukan pembangunan monumen untuk mengenang dan menghargai nakes yang gugur selama pandemi covid-19.

Revitalisasi terus dilakukan secara bertahap hingga menjadi fasilitas umum yang lengkap, mulai dari penambahan Griya Kriya dan Festival Plaza.

Area monumen nakes yang gugur disebut dengan Welcome Plaza. Terdapat dua dinding tinggi yang tertulis nama-nama nakes yang gugur selama pandemi-19.

Taman Monju memang memiliki areal yang cukup luas, area inti bangunan Monumen Perjuangannya sendiri seluas 72.040 m2. Dan luas bangunan intinya seluas 2.143 m2.

Di depan monumen, terdapat taman panjang membentang hingga Jalan Surapati yang berseberangan dengan taman Gasibu dan Gedung Sate. Taman tersebutlah yang mengalami revitalisasi.

Area ini selalu ramai didatangi warga untuk olahraga di pagi dan sore hari, atau kulineran di malam hari dengan banyaknya tenda-tenda makanan.

Setiap hari minggu pagi, area Monumen Perjuangan juga dipadati dengan adanya pasar kaget, yang buka setiap hari minggu sehingga warga Bandung dan sekitarnya berbondong-bondong datang untuk berbelanja atau menikmati akhir pekan di pasar yang terkenal murah tersebut.

Video yang memperlihatkan kekacauan fasilitas umum baru di taman Monju tersebut ramai di media sosial X dari akun @txtdaribandung.

Banyak yang menyayangkan kelakuan warga setempat yang tidak merawat bersama fasilitas umum yang ada. Terlebih, fasilitas tersebut masih baru dan belum dibuka untuk umum.

“Mau fomo mah terserah, tapi sampai jangan ngotoran komo ngarusak, ngerakeun. (mau FOMO terserah, tapi jangan sampai mengotori apalagi merusak. Bikin malu, red)” komentar salah satu netizen.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore