
Guru di Bengkayang berinisial N minta maaf setelah video provokatif dan mengandung ujaran kebencian terhadap konflik Israel-Palestina viral.
JawaPos.com – Beredar video seorang guru merekam dirinya saat menjawab pertanyaan siswa terkait konflik Israel-Palestina. Pernyataan guru tersebut terkait dukungan terhadap Israel telah menjadi viral di media sosial, di mana ia menyebut bahwa Palestina adalah teroris.
Video yang di-posting oleh pria berinisial N, 59, melalui akun TikTok-nya pada Senin (13/11) itu dikonfirmasi merupakan guru SMKN 1 Bengkayang, Kalimantan Barat.
“Siswa tanya saya, 'Pak, bagaimana pendapat Bapak tentang perang Israel-Palestina?'. Saya bilang, 'bukan Israel-Palestina, tetapi Israel melawan teroris',” kata pria tersebut dalam video yang viral.
Selain itu, video tersebut juga menunjukkan ia menyanyikan lagu dengan lirik yang menyatakan keyakinan bahwa ‘Israel pasti menang’ menggunakan gitar. Video tersebut kemudian mendapat reaksi negatif di media sosial karena dianggap provokatif dan mengandung ujaran kebencian.
Dikutip dari Humas Polri pada Selasa (21/11), Polres Bengkayang melakukan mediasi di SMKN 1 Bengkayang pada Senin (20/11) pagi.
Mediasi tersebut dihadiri oleh Kepala Disdikbud Provinsi Kalbar, Kepala SMKN 1 Bengkayang, Kasat Binmas Polres Bengkayang, Ketua POM Bengkayang, Ketua POM Singkawang, SPM Singkawang, Komunitas Melayu Berbudaya Kab Bengkayang, dan SPM Bengkayang, dan beberapa pihak lain. Dalam mediasi tersebut, perwakilan Disdikbud Provinsi Kalbar menyampaikan bahwa permasalahan ini memiliki potensi untuk menimbulkan konflik sosial.
Mereka juga menegaskan bahwa tindakan N sudah melanggar Kode Etik ASN. “Tujuan kita di sini adalah mediasi guna meredam situasi yang dapat berkembang menjadi konflik sosial,” kata perwakilan Disdikbud Kalbar.
Sanksi dan tindakan dari Dinas Pendidikan Provinsi akan diambil secara internal dan klarifikasi akan disampaikan kepada masyarakat. N dalam mediasi memberikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui video dan surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai dengan disaksikan oleh semua pihak yang hadir.
Dikutip dari Pontianak Post (Jawa Pos Group) pada Selasa (21/11), Kepala Disdikbud Kalbar, Rita Hastarita, meminta kepala sekolah untuk memberikan pembinaan kepada guru tersebut. Selain itu, ia juga menginginkan agar video yang dapat menimbulkan kekhawatiran tersebut dihapus.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
