Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Oktober 2023 | 03.08 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Stok Beras Aman, Daya Beli Masyarakat Masih Cukup

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar operasi pasar murah di Istana Gebang Kota Blitar.

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar operasi pasar murah di Istana Gebang Kota Blitar. Pasar murah itu termasuk dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jatim.

Operasi pasar murah itu menjadi titik ke-39 yang digelar Pemprov Jatim untuk menstabilkan harga bahan pokok dan sekaligus memenuhi keterjangkauan bahan pokok khususnya beras bagi masyarakat.

Pasar murah di Kota Blitar itu menyediakan beras medium sebanyak 10 ton dengan harga jual Rp 10.400 per kg atau Rp 52.000 per 5 kg dan beras premium tersedia 2 ton dijual seharga Rp 12.500 per kg atau Rp 60.000 per 5 kg. Maksimal 10 kg/orang dengan jumlah 1.000 orang penerima.

Ada pula gula sebanyak 250 kg dan dijual seharga Rp 13.000 per kg, maksimal 1 kg/orang dengan jumlah penerima 250 orang. Lalu telur ayam ras disediakan 200 ton dan dijual Rp 22.000 per kg, maksimal 1 kg/orang dengan jumlah penerima 100 orang.

Selain itu, 2 ribu liter minyak goreng yang dijual Rp 13.000 per liter, maksimal 2 liter/orang dengan jumlah 600 orang penerima.

”Harga di pasar murah ini di bawah HET, sekaligus juga di bawah harga pasar. Tentu harapan kita adalah bisa memenuhi keterjangkauan daya beli masyarakat, itu yang kita lakukan di berbagai daerah di Jatim,” kata Khofifah.

Khofifah meminta bupati dan wali kota lebih komprehensif melaksanakan operasi pasar di daerahnya. Sehingga, kestabilan kebutuhan pokok di berbagai daerah bisa terjaga.

Terkait stok beras, Khofifah menyebutkan, dari September 2022 hingga September 2023, Jatim surplus beras 9,23 persen. Namun demikian, harga beras saat ini cenderung tinggi.

Dia menjelaskan, hal itu lantaran harga gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG) sejak di penggilingan sudah di atas harga pokok pemerintah (HPP).

”Jadi HPP di Jawa Timur Rp 5.000, tetapi sampai penggilingan Rp 6.800. Itulah yang menjadikan proses selesai penggilingan beras itu di atas HET. Ini kondisi secara nasional yang harus kita intervensi lebih masif,” jelas Khofifah.

Meski begitu, Khofifah memastikan stok beras Jatim dalam kondisi aman. Bahkan, Jawa Timur telah menyuplai logistik ke 16 provinsi di Indonesia Timur.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore