Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Oktober 2023 | 19.35 WIB

Geger! Begini Kronologi Penemuan Mayat Pasutri Tewas Berpelukan di Klaten

Rumah pasutri yang ditemukan meninggal dunia berpelukan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO) - Image

Rumah pasutri yang ditemukan meninggal dunia berpelukan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

JawaPos.com – Pasutri (pasangan suami istri) ditemukan tewas berpelukan di tempat tidur rumahnya yang berada di Klaten, Jawa Tengah (11/10) dan membuat geger warga setempat.

Pasutri tersebut berinisial Y (37) dan I (39) yang merupakan warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Klaten.

Kronologi penemuan mayat pasutri di Klaten yang tewas dengan posisi berpelukan tersebut bermula saat orang tua korban berinisial I bermaksud untuk mengunjungi rumah mereka.

Hal itu sudah menjadi rutinitas yang dilakukan oleh sang orang tua korban karena ingin menengok cucunya.

Saat orang tua korban hendak masuk ke dalam rumah, ia mendengar cucunya sedang menangis.

Saksi pun merasa janggal kemudian bergegas masuk ke dalam rumah dan mendapati kedua korban dalam keadaan tergeletak di tempat tidur yang berada di ruang tengah.

Menurut Kapolres Klaten AKBP Warsono, setelah mendapati kejadian tersebut saksi segera menghubungi tetangga lainnya untuk melakukan pengecekan korban serta memastikan kondisinya.

“Saat itu posisi jasad I telentang seperti orang tidur sedangkan Y dengan posisi menyilang seperti sedang memeluk sang istri,” ujar Warsono.

“Setelah dicek ternyata pasutri itu sudah tidak bernyawa. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Ceper,” lanjutnya.

Jajaran Polsek Ceper, Inafis Polres Klaten hingga tim medis dari Puskesmas Ceper mendatangi TKP lalu melakukan pengecekan terhadap kedua korban.

Keduanya dinyatakan telah meninggal dan segera dilakukan visum luar oleh tim medis dengan hasil tidak ada tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan lainnya.

Pihak keluarga tidak berkenan untuk melakukan otopsi dan telah menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut.

“Terkait kasus di Ceper, nantinya kami akan melakukan penyelidikan atas meninggalnya suami-istri ini. Kami sudah melakukan visum luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tetapi kami lakukan pendalaman,” ucap Warsono.

Pendalaman dilakukan dengan pengecekan sampel makanan dan minuman yang ditemukan di dalam kamar korban. Sampel tersebut akan dikirim ke Puslabfor Polda Jawa Tengah.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore