
Suasana Kota Pekanbaru pada Selasa (3/10) terlihat buram akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau mempertimbangkan meliburkan peserta didik untuk beraktivitas di sekolah apabila kondisi kabut asap terus memburuk. Kabut asap melanda daerah itu sejak beberapa hari belakangan.
Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun mengatakan, peserta didik bisa belajar di rumah untuk sementara selama kondisi kabut asap. Pasalnya saat ini kualitas udara di Kota Pekanbaru berada di level tidak sehat.
”Kalau untuk pendidikan, kalau lebih parah asapnya, kita liburkan anak sekolah,” kata Muflihun seperti dilansir dari Antara.
Dia berharap kabut asap bisa segera berakhir. Muflihun menyebut, untuk peserta didik, pemkot sudah menerbitkan surat edaran ke seluruh kepala sekolah.
Surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru itu ditujukan kepada kepala pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama, di Kota Pekanbaru. Surat edaran itu memuat dua poin yakni mengingatkan peserta didik agar mengurangi aktivitas di luar kelas. Kemudian peserta didik, tenaga pengajar, dan pendidik, harus mengenakan masker selama beraktivitas.
”Surat edaran ini upaya untuk mencegah gangguan kesehatan. Kita minta masyarakat kurangi keluar rumah,” tutur Muflihun.
Tak hanya untuk pihak sekolah, Pj Wali Kota Muflihun juga telah mengeluarkan surat edaran kepada lembaga dan masyarakat. Edaran Nomor 37/SE/2023 itu terkait tentang antisipasi kualitas udara di Pekanbaru.
Ada tiga poin dalam edaran tersebut yaitu mengimbau kepada seluruh masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, jika harus di luar ruangan agar memakai masker untuk mengurangi dampak gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Selain itu, menjaga pola hidup sehat dengan minum air putih lebih banyak dari biasanya serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan nutrisi cukup.
”Jika asap semakin pekat dan informasi kualitas udara berdasar ISPU menunjukkan level berbahaya bagi masyarakat, pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan,” ujar Muflihun.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
