Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juli 2023 | 17.20 WIB

Buntut Macet Parah di Pelabuhan Ketapang, ASDP Larang Truk Besar Nonpangan Beli Tiket ke Bali

KEMACETAN PANJANG: Dua kapal bersandar di Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, untuk mengangkut penumpang meski gelombang dan arus tinggi kemarin (7/7). - Image

KEMACETAN PANJANG: Dua kapal bersandar di Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, untuk mengangkut penumpang meski gelombang dan arus tinggi kemarin (7/7).

JawaPos.com – Antrean parah kendaraan menuju arah Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, yang sudah terjadi dalam lima hari terakhir belum juga terurai. Karena itu, PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang mengambil kebijakan truk besar tak lagi bisa membeli tiket kapal.

Langkah tersebut dilakukan ASDP Ketapang untuk mengontrol antrean kendaraan di lapangan menuju Bali.

GM ASDP Ketapang Syamsudin mengatakan, kendaraan besar yang dilarang membeli tiket lewat aplikasi ferizy itu golongan VII ke atas nonpangan.

’’Kendaraan kecil dan pejalan kaki masih bisa mengakses pembelian tiket. Tapi, kendaraan besar untuk sementara kita kendalikan,’’ kata Syamsudin dalam jumpa pers di Banyuwangi kemarin (7/7).

Mantan GM ASDP Kupang itu menambahkan, kebijakan tersebut akan diterapkan sampai kondisi antrean kembali normal. ’’Ini situasional. Kita batasi pembelian tiket untuk golongan tertentu. Jika nanti kondisi kemacetan sudah terurai, kita kembalikan normal lagi,’’ imbuhnya.

Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kelas II Jawa Timur Ari Prabowo menjelaskan, langkah penataan jadwal kapal yang dilakukan belum cukup efektif mengurai kemacetan. Karena itu, pembatasan kendaraan besar diharapkan bisa memperlancar antrean penyeberangan menuju Bali.

’’Kita prioritaskan kendaraan pribadi dan logistik. Tapi, kendaraan besar nonesensial untuk sementara dibatasi,’’ tegasnya

Sementara itu, kemacetan parah yang terjadi di jalur utara Banyuwangi membuat beberapa kendaraan memilih jalur selatan. Selain kendaraan roda empat pribadi, beberapa travel dan bus pariwisata memilih lewat jalur Jember daripada Situbondo untuk menghindari kemacetan. ’’Banyak kendaraan yang lewat memilih Jember. Senin lalu saya lewat Situbondo, tapi terjebak macet enam jam. Lebih cepat lewat selatan,’’ kata Luki, salah seorang sopir travel asal Surabaya.

Kendaraan masih terjebak macet berjam-jam di jalan raya maupun pelabuhan. Untuk mengurangi kemacetan, Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat agar menunda dulu menyeberang ke Bali.

”Di Pelabuhan Ketapang terjadi kemacetan panjang, sebaiknya ditunda dua minggu menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Cuaca buruk masih melanda perairan Selat Bali. Ada juga perbaikan dermaga di Gilimanuk,’’ ujar Kapolresta Kombespol Deddy Foury Millewa menyikapi kemacetan panjang menuju arah Pelabuhan Ketapang yang berlangsung selama lima hari ini.

Imbauan lainnya, pengguna jalan dari arah Surabaya yang akan menuju Kota Banyuwangi disarankan lewat rute Bondowoso–Jember–Banyuwangi. ”Kami berharap masyarakat bisa memahami dan dapat memaklumi terjadinya kemacetan tersebut,” kata Deddy.

Dia menambahkan, cuaca buruk saat ini mengakibatkan gelombang tinggi di perairan Selat Bali. Kecepatan angin di laut mencapai 23–25 knot. Kondisi seperti itu berpotensi membahayakan operasional kapal.

ASDP juga mulai mengoperasikan long distance ferry (LDF), KMP Jatra II. Sekali beroperasi, kapal ukuran jumbo tersebut mampu mengangkut 100 lebih kendaraan. Sehari-hari kapal itu beroperasi di rute penyeberangan Ketapang–Lembar.

Sejak pukul 09.30 kemarin, KMP Jatra II beroperasi mengangkut berbagai jenis kendaraan, mulai roda dua sampai truk besar, untuk diseberangkan ke Pelabuhan Gilimanuk. Beroperasinya KMP Jatra II memberikan efek yang cukup lumayan terkait antrean kendaraan.

Antrean yang sebelumnya sampai ke Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, sekitar 21 kilometer dari Pelabuhan ASDP Ketapang, perlahan menyusut. Hingga kemarin sore, antrean kendaraan kembali di titik Kilometer 12 dari Pelabuhan ASDP Ketapang, yaitu Desa Bangsring.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore