
KEMACETAN PANJANG: Dua kapal bersandar di Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, untuk mengangkut penumpang meski gelombang dan arus tinggi kemarin (7/7).
JawaPos.com – Antrean parah kendaraan menuju arah Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, yang sudah terjadi dalam lima hari terakhir belum juga terurai. Karena itu, PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang mengambil kebijakan truk besar tak lagi bisa membeli tiket kapal.
Langkah tersebut dilakukan ASDP Ketapang untuk mengontrol antrean kendaraan di lapangan menuju Bali.
GM ASDP Ketapang Syamsudin mengatakan, kendaraan besar yang dilarang membeli tiket lewat aplikasi ferizy itu golongan VII ke atas nonpangan.
’’Kendaraan kecil dan pejalan kaki masih bisa mengakses pembelian tiket. Tapi, kendaraan besar untuk sementara kita kendalikan,’’ kata Syamsudin dalam jumpa pers di Banyuwangi kemarin (7/7).
Mantan GM ASDP Kupang itu menambahkan, kebijakan tersebut akan diterapkan sampai kondisi antrean kembali normal. ’’Ini situasional. Kita batasi pembelian tiket untuk golongan tertentu. Jika nanti kondisi kemacetan sudah terurai, kita kembalikan normal lagi,’’ imbuhnya.
Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kelas II Jawa Timur Ari Prabowo menjelaskan, langkah penataan jadwal kapal yang dilakukan belum cukup efektif mengurai kemacetan. Karena itu, pembatasan kendaraan besar diharapkan bisa memperlancar antrean penyeberangan menuju Bali.
’’Kita prioritaskan kendaraan pribadi dan logistik. Tapi, kendaraan besar nonesensial untuk sementara dibatasi,’’ tegasnya
Sementara itu, kemacetan parah yang terjadi di jalur utara Banyuwangi membuat beberapa kendaraan memilih jalur selatan. Selain kendaraan roda empat pribadi, beberapa travel dan bus pariwisata memilih lewat jalur Jember daripada Situbondo untuk menghindari kemacetan. ’’Banyak kendaraan yang lewat memilih Jember. Senin lalu saya lewat Situbondo, tapi terjebak macet enam jam. Lebih cepat lewat selatan,’’ kata Luki, salah seorang sopir travel asal Surabaya.
Kendaraan masih terjebak macet berjam-jam di jalan raya maupun pelabuhan. Untuk mengurangi kemacetan, Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat agar menunda dulu menyeberang ke Bali.
”Di Pelabuhan Ketapang terjadi kemacetan panjang, sebaiknya ditunda dua minggu menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Cuaca buruk masih melanda perairan Selat Bali. Ada juga perbaikan dermaga di Gilimanuk,’’ ujar Kapolresta Kombespol Deddy Foury Millewa menyikapi kemacetan panjang menuju arah Pelabuhan Ketapang yang berlangsung selama lima hari ini.
Imbauan lainnya, pengguna jalan dari arah Surabaya yang akan menuju Kota Banyuwangi disarankan lewat rute Bondowoso–Jember–Banyuwangi. ”Kami berharap masyarakat bisa memahami dan dapat memaklumi terjadinya kemacetan tersebut,” kata Deddy.
Dia menambahkan, cuaca buruk saat ini mengakibatkan gelombang tinggi di perairan Selat Bali. Kecepatan angin di laut mencapai 23–25 knot. Kondisi seperti itu berpotensi membahayakan operasional kapal.
ASDP juga mulai mengoperasikan long distance ferry (LDF), KMP Jatra II. Sekali beroperasi, kapal ukuran jumbo tersebut mampu mengangkut 100 lebih kendaraan. Sehari-hari kapal itu beroperasi di rute penyeberangan Ketapang–Lembar.
Sejak pukul 09.30 kemarin, KMP Jatra II beroperasi mengangkut berbagai jenis kendaraan, mulai roda dua sampai truk besar, untuk diseberangkan ke Pelabuhan Gilimanuk. Beroperasinya KMP Jatra II memberikan efek yang cukup lumayan terkait antrean kendaraan.
Antrean yang sebelumnya sampai ke Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, sekitar 21 kilometer dari Pelabuhan ASDP Ketapang, perlahan menyusut. Hingga kemarin sore, antrean kendaraan kembali di titik Kilometer 12 dari Pelabuhan ASDP Ketapang, yaitu Desa Bangsring.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
