
Mahasiswa PCR ditemukan meninggal dunia di Sungai Kampar usai lima hari pencarian.
JawaPos.com–Sebanyak 13 mahasiswa dan Kepala Prodi Fakultas Teknik Listrik Politeknik Caltex Riau (PCR) diperiksa polisi. Pemeriksaan itu terkait tewasnya Chandra Ari Kusuma, 19, akibat tenggelam di Sungai Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, saat melakukan perkemahan beberapa hari lalu.
”14 saksi sudah diperiksa. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologis kejadian,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombespol Nandang Mu'min Wijaya seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru.
Nandang menjelaskan, awalnya korban bersama Ari Dodi Romeo, Fikri Nakwan Rosandri, Septia Riandra Mandala, diperintahkan seniornya untuk membersihkan badan di sungai setelah berendam di kubangan lumpur pada Sabtu (3/6) sekitar pukul 11.00 WIB.
”Lalu salah satu (mahasiswa) senior menyuruh korban bersama para rekannya ini menutup mata menggunakan kain hitam dan memegang tongkat, dipandu senior Rizal Akbar hingga ke sungai,” lanjut Nandang.
Saat itu salah seorang mahasiswa yang mendampingi korban mengaku tak bisa berenang dan meminta ke tepi sungai. Namun tak lama terdengar teriakan minta tolong dari korban dan rekannya.
”Teman korban dan Aldi Pratama langsung berusaha menarik Septia Riandra Mandala. Sedangkan Fikri dan Ari Dodi ditolong senior David. Akan tetapi korban tidak dapat ditolong dan langsung hanyut,” tutur Nandang.
Setelah kejadian tersebut, Tim SAR gabungan mencari korban yang hilang terbawa arus. Usai pencarian selama lima hari, akhirnya korban ditemukan mengapung sekitar 300 meter dari lokasi kejadian, Rabu (6/6) sekitar pukul 18.00 WIB.
”Berdasar pemeriksaan Ketua Panitia Wadi Muhammad Zaki, acara pengukuhan calon anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Listrik PCR tersebut bukan kegiatan resmi kampus karena tanpa sepengetahuan pihak kampus,” tambah Nandang Mu'min Wijaya.
Terkait perkara tersebut, polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa kain hitam penutup mata serta tongkat kayu dan besi sebagai alat peraga peserta mahasiswa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
