
Ketua KPU Karawang Miftah Farid (tengah) yang mengundurkan diri.
JawaPos.com–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang Miftah Farid menyatakan mengundurkan diri di tengah berlangsungnya tahap Pemilu 2024.
”Keputusan ini (mengundurkan diri dari Ketua KPU Karawang) adalah hasil proses perenungan dan kalkulasi hitungan yang mendalam,” kata Farid seperti dilansir dari Antara di Karawang.
Dia mengatakan, pengajuan surat pengunduran diri dari Ketua KPU Karawang itu sudah dibuat dan telah disampaikan ke KPU, melalui KPU Jabar, sekitar sepekan lalu.
Ditanya alasan pengunduran diri dari Ketua KPU Karawang, Farid hanya menyampaikan alasannya karena ingin mengabdikan diri di bidang yang lain. Setelah dilakukan perenungan dan kalkulasi yang mendalam, serta mendapatkan restu keluarga, pengunduran diri dari Ketua KPU Karawang merupakan jalan terbaik.
Farid adalah Ketua KPU Karawang yang telah menjabat dua periode. Sekitar empat bulan lagi, periodisasinya akan berakhir.
Apakah dia akan maju pada Pemilu 2024 atau mencalonkan diri sebagai calon legislatif, Farid menyampaikan, tidak bisa menjawabnya secara rinci.
”Kaitan itu, saya tidak bisa menjelaskan. Pastinya alasan saya mengundurkan diri dari jabatan Ketua KPU Karawang, karena saya ingin mengabdikan diri di bidang yang lain,” tutur Miftah Farid.
Disebutkan kalau semua perjalanan tahap ada suatu fase, khususnya secara pribadi harus mengambil keputusan.
”Karena dalam hidup ada suatu proses perjalanan ada suatu persimpangan jalan. Baik lurus melanjutkan, belok kanan atau kiri ataupun putar balik,” ucap Miftah Farid.
”Mudah-mudahan proses ini tidak dimaknai lain-lain. Ini hanya proses alamiah, proses normal,” kata dia menambahkan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
