Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 April 2023 | 14.13 WIB

Viral Guru di Bali Berkelahi dengan Siswa saat Ujian, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Rekaman layar video saat guru pengawas ujian cekcok dengan siswa karena kesal. - Image

Rekaman layar video saat guru pengawas ujian cekcok dengan siswa karena kesal.

JawaPos.com – Viral video seorang guru dan siswa SMKN 1 Semarapura, Klungkung, Bali, terlibat cekcok di dalam ruangan kelas. Video tersebut sudah tersebar di kalangan siswa maupun guru di Kabupaten Klungkung. Diketahui kejadian tersebut terjadi pada bulan lalu tepatnya Rabu (29/3) usai siswa mengikuti ujian.

Dalam video berdurasi 0,28 detik tersebut tampak seorang guru marah-marah di dalam ruangan kelas, sembari menunjuk kepada salah satu siswa. Siswa yang bersangkutan juga menyahut sang guru hingga terjadi perdebatan.

Kemudian siswa itu menuju ke pintu ruangan namun perdebatan masih terjadi. Kemudian, tiba-tiba sang guru melayangkan tendangan. Siswa kelas XII itu pun juga tidak mau kalah, dia langsung mendekati gurunya. Belakangan diketahui jika peristiwa itu terjadi di SMKN 1 Semarapura.

Terkait hal tersebut, Kepala SMKN 1 Semarapura I Wayan Siarsana mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah guru bersangkutan bercerita kepada dirinya. Guru itu bercerita sempat ada masalah dengan siswanya. Masalah ini diawali ketika siswa tersebut mengikuti ujian di laboratorium karena HP miliknya rusak, sementara temannya mengikuti ujian di dalam kelas.

Usai ujian, siswa itu meminta masuk ke ruangan kelas untuk mencari temannya sembari mengambil jaket. Namun, guru masih mengawasi siswa ujian di dalam kelas. Sehingga siswa dihalangi oleh guru untuk masuk.

“Siswa yang bersangkutan biasa kalau sudah selesai (ujian) nguyonin timpale (bercanda dengan temannya), terus gurunya itu tersinggung,” ujar Siarsana seperti dilansir Bali Express (Jawa Pos Group).

Setelah mendengar cerita dari guru tersebut, Siarsana langsung menemui siswa yang dimaksud untuk mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Kepada Siarsana, siswa itu mengaku tersinggung karena saat mau mengambil jaket ke dalam kelas, dirinya justru dilarang.

“Siswa ini sebelumnya memang agak nakal. Tidak terima dengan perkataan guru. Biasa guru kalau sudah ada siswa melawan, mungkin perkataannya kasar keluar,” lanjutnya.

Selanjutnya dari kedua belah pihak baik guru dan siswa yang bersangkutan sudah dimediasi dan keduanya sudah menyatakan damai. “Ini cuma kesalahpahaman saja. Dari kedua belah pihak sudah menyatakan damai,” pungkas Siarsana.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore