Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Januari 2023 | 00.40 WIB

Pemprov Kepri Imbau Warga Tak Beli Jajanan Mengandung Nitrogen Cair

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhammad Bisri. Yude/Antara - Image

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhammad Bisri. Yude/Antara

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengimbau warga untuk tidak dulu membeli makanan ringan bernama Chiki Ngebul. Itu menyusul adanya kasus keracunan di beberapa daerah setelah mengonsumsi makanan berasap mengandung nitrogen cair tersebut.

”Karena sudah ada korban di beberapa daerah, saya mengimbau warga, terutama para orang tua yang memiliki anak agar jangan dulu membeli makanan itu sampai ada perintah resmi dari pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhammad Bisri seperti dilansir dari Antara di Batam, Senin (9/1).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah melacak keberadaan makanan tersebut di Kepri. ”Sebagai bentuk pengawasan kami, terlebih dahulu kami perlu mencari tahu keberadaan makanan ini di Kepri. Apakah ada atau tidak,” ujar Muhammad Bisri.

Jika ada, kata Muhammad Bisri, pihaknya akan memberikan pemahaman dulu kepada pedagang tersebut agar jangan dulu menjual makanan tersebut sampai dinyatakan aman oleh pemerintah pusat.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengkaji kemungkinan melarang peredaran makanan ringan bernama Chiki Ngebul. Hal tersebut menyusul adanya kasus keracunan makanan berasap mengandung nitrogen cair tersebut.

”Betul ya akan dikaji. Jadi nanti kalau dari Dinkes, kami akan memberikan suatu rekomendasi, usul untuk penindakan. Apakah diperbolehkan atau segera distop, tentu saja dengan adanya kasus yang berat ini, akan menjadi pertimbangan yang segera lah dijadikan suatu kebijakannya,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jawa Barat Ryan Bayusantika Rustandi di Bandung pada Jumat (6/1).

Sebelumnya sebanyak 28 anak di Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan Chiki Ngebul yang mengandung nitrogen cair. Kasus tersebut terjadi di daerah Tasikmalaya dan Kota Bekasi. Di Tasikmalaya, total ada 24 anak yang mengonsumsi Chiki Ngebul dan diduga mengalami keracunan.

Dari angkat tersebut, 16 anak tidak bergejala, tujuh anak bergejala, dan satu anak dilarikan ke rumah sakit. Kemudian satu anak yang dilarikan ke rumah sakit menjalani perawatan tapi tak berlangsung lama, dan dipulangkan setelah sehat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore