Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Oktober 2022 | 06.53 WIB

Sistem Merdeka Belajar Seharusnya Dekatkan Alumnus ke Kampus

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) Sarmuji. Dok JawaPos - Image

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) Sarmuji. Dok JawaPos

JawaPos.com–Sistem merdeka belajar yang baru dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dinilai masih kurang.

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) yang juga Ketua Golkar Jatim Sarmuji memberi beberapa masukan. Salah satunya adalah kolaborasi alumni dan kampus. Dalam seminar Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Jember, masukan itu diberikan sebagai bagian dari pencapaian kinerja perguruan tinggi.

”Kampus membutuhkan perspektif dari para pelaku usaha karena bagaimanapun ada jarak antara teori di kampus dan praktik. Tugas alumni untuk memperpendek jarak dan mengaitkan antara praktik dan teori,” kata Sarmuji, Minggu (23/10).

Sarmuji menekankan pentingnya kolaborasi alumni dan kampus pada beberapa hal. Yakni, alumni harus berkontribusi pada sistem merdeka belajar dengan cara bersedia hadir atau menghadirkan orang yang berkompeten untuk memberikan materi kulih di kampus.

”Pengalaman alumni dan jaringannya harus dapat memperluas perspektif mahasiswa. Ada alumni Unej yang perusahaannya sudah IPO. Alumni ini harus dihadirkan untuk menambah wawasan sekaligus memberi inspirasi ke mahasiswa,” terang Sarmuji.

Menurut Sarmuji, pihak kampus dan alumni harus berkolaborasi agar para lulusan mencapai mobilitas vertikal. Harus ada alumni Universitas Jember yang duduk di posisi strategis.

”Alumni Universitas Jember sekarang sudah banyak yang mencapai posisi tinggi, tetapi ada beberapa bidang yang masih kosong. Seperti komisioner OJK, belum ada alumni Unej yang pernah menduduki jabatan tersebut. Ke depan mesti ada alumni Universitas Jember yang bisa mengisi posisi tersebut,” ucap Sarmuji.

Pengabdian ke masyarakat juga menjadi salah satu hal penting. Dia menjelaskan, mahasiswa harus diajak untuk berkiprah ke masyarakat.

”Beberapa daerah, Kauje sudah melakukan pendampingan masyarakat. Seperti Kauje Gresik menggandeng BI Jatim untuk melakukan pemberdayaan petani bunga agar bisa ekspor ke mancanegara. Hal ini akan memperkuat kiprah Unej dan alumninya agar dapat bermanfaat lusa bagi masyarakat,” papar Sarmuji.

Dekan FEB Universitas Jember Istifadah mengingatkan pentingnya keterlibatan alumni untuk kemajuan kampus. Kolaborasi harus dilakukan antara alumni dan pihak kampus.

”Kiprah alumni sangat menentukan proses akreditasi kampus. Alhamdulillah kampus Unej saat ini ada di ranking 12 secara nasional. Kami berharap ke depan bisa naik lebih tinggi lagi,” ujar Istifadah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore