
Stadion Manahan Solo yang akan dipakai untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48. Aris Wasita/Antara
JawaPos.com–Panitia mematangkan rencana penggunaan Stadion Manahan Surakarta, Jawa Tengah, untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.
Tim Asistensi Panitia Pusat Herman Dodik Isdarmadi mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kota Surakarta memberikan dukungan terkait pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 tersebut. ”Stadion Manahan, alhamdulillah progresnya sangat positif. Mas Gibran (Wali Kota Solo) juga merespons positif. Insya Allah untuk pembukaan sudah on the track sejak schedule loading hingga rencana pembukaan,” kata Herman Dodik Isdarmadi seperti dilansir dari Antara.
Dia mengatakan, untuk penggunaan Stadion Manahan akan memakai standar internasional dalam hal ini standar Federasi Sepak Bola Internasional FIFA). Stadion tersebut menjadi salah satu venue pergelaran sepak bola Piala Dunia U-23 tahun 2023.
Menurut Herman Dodik Isdarmadi, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi pada penggunaan tersebut. Seperti, terkait penggunaan rumput Stadion Manahan dan pemasangan panggung di dalam gedung.
”Misalnya terkait keberadaan rumput ini sepatu apa yang bisa dipakai orang-orang dan jumlah orang yang ada di lapangan. Selain itu juga pemasangan panggung seperti apa ketentuannya. Ini harus dipatuhi agar tidak ada kerusakan-kerusakan,” tutur Herman Dodik Isdarmadi.
Dia mengatakan, para peserta pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 tersebut salah satunya harus memiliki undangan. Dengan demikian, yang tidak memperoleh undangan tidak bisa masuk ke stadion.
”Meski demikian, nanti kami menyediakan layar besar di luar stadion sehingga yang tidak bisa masuk bisa menyaksikan lewat layar tersebut,” terang Herman Dodik Isdarmadi.
Sementara itu, para peserta harus mengikuti prosedur protokoler mengingat pembukaan akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Terkait hal itu, panitia pusat sudah mengirimkan surat kepada presiden untuk penjadwalan audiensi dan menyerahkan undangan kehadiran.
”Setelah audiensi dengan presiden oleh PP Muhammadiyah akan ditindaklanjuti standar protokoler dan pengamanan baik dari setpres dan paspampres,” terang Herman Dodik Isdarmadi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
