
ATRAKSI: Pesilat beratraksi dalam sebuah event beberapa waktu lalu. (IPSI SUMBAR)
JawaPos.com - Silat merupakan jenis bela diri yang lahir dari Tanah Air. Ada beragam banyak aliran silat, tetapi penggemarnya mulai tergerus zaman.
Untuk itu, silat mesti dimasyarakatkan. Dimulai dari usia sekolah. Langkah itu dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat dengan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Silat antar Satuan Pendidikan.
Kepala Dispora Sumbar Dedy Diantolani mengatakan, pihaknya berupaya untuk melestarikan seni bela diri pencak silat di tengah remaja. Selain itu untuk memasyarakatkan silat kepada generasi muda, khususnya di sekolah atau dunia pendidikan. Begitu juga dengan Kejurnas tingkat satuan pendidikan ini pun diklaim pertama digelar di Sumbar.
"Event ini dilakukan untuk pembinaan dan berprestasi yang diikuti oleh satuan pendidikan dari provinsi lain," ujar Dedy Diantolani kepada JawaPos.com, Senin (5/9).
Adapun Kejurnas Silat tingkat satuan pendidikan tersebut dijadwalkan berlangsung di GOR Tanjungpauh, Kota Payakumbuh, pada Selasa (6/9) hingga Minggu (11/9). Event tersebut melibatkan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar.
Dedy menambahkan, Kejurnas Silat ini digelar untuk mencari atlet berprestasi yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
"Semoga dengan event ini dapat memberikan stimulus dan memotivasi kepada anak muda agar tidak melakukan kegiatan yang yang tidak bermanfaat seperti tawuran," katanya.
Sementara itu, Ketua IPSI Sumbar Supardi mengatakan, momen Kejurnas Silat kali ini berbeda dari kejuaraan yang lain, karena digelar dengan batasan usia pendidikan. "Selama ini kita jarang mengadakan Kejurnas Silat," sebut Supardi.
Supardi menyebut, prestasi silat Sumbar dalam ajang kejuaraan beberapa tahun belakang kurang bagus, terutama saat PON. Sumbar hanya berada di nomor 12.
"Silat dari Sumbar kini mulai tidak diperhitungkan di tingkat nasional, apalagi internasional. Ini menjadi tamparan bagi IPSI Sumbar sehingga kita ingin menjadikan silat ini sebagai identitas orang Minangkabau, orang Sumbar," ujar Supardi yang juga ketua DPRD Sumbar itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022