
Petugas mengevakuasi bangkai bus yang masuk jurang di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (26/6). Polres Tasikmalaya Kota/Antara
JawaPos.com–Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota telah menetapkan seorang sopir bus pariwisata sebagai tersangka. Bus itu mengalami kecelakaan masuk jurang hingga menyebabkan empat penumpang tewas di jalan nasional kawasan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
”Untuk sopir pengemudi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di TKP Rajapolah sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan seperti dilansir dari Antara di Tasikmalaya.
Dia mengatakan, tersangka Dedi Kurnia, 42, sopir bus pariwisata PO City Trans Utama nomor polisi B 7701 TGA yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Rajapolah Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya, Sabtu (25/6) dini hari. Sopir bus, diketahui ada unsur lalai atau kesengajaan dalam melaksanakan tugas mengemudi.
”Sopir sudah merasa lelah dan mengantuk, namun tetap memaksakan diri mengemudikan bus. Jadi ada unsur kesengajaan saat mengetahui merasa lelah dan ngantuk tapi memaksakan diri mengemudi,” ungkap Aszhari Kurniawan.
Kapolres menyampaikan, akibat perbuatannya itu, sopir bus dijerat pasal 331 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
”Hal ini melanggar pasal 331 UU LLAJ dengan ancaman 15 tahun penjara,” ujar Kapolres Aszhari Kurniawan.
Polisi menyebutkan, kondisi bus pariwisata itu berdasar hasil pemeriksaan sementara layak jalan. ”Sementara kelayakan bus masih layak,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Zezen Zaenal.
Dia menuturkan bangkai bus di dasar jurang sedalam 10 meter sudah berhasil dievakuasi untuk selanjutnya diamankan dan dilakukan pemeriksaan terkait kondisi bus. Polisi bersama dinas perhubungan sudah melakukan pengecekan terhadap kondisi bus pariwisata itu yang hasil sementara dinilai layak beroperasi.
Sementara itu, seorang penumpang korban kecelakaan bus pariwisata ditemukan tewas tertimbun tanah di sekitar lokasi jatuhnya bus di dasar jurang, Senin (27/6). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional Bandung Deden Ridwansyah menyatakan, tim gabungan telah menemukan seorang penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kejadian kecelakaan bus masuk jurang di Rajapolah, Tasikmalaya, Sabtu (25/6) dini hari.
”Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian tertimbun tanah,” terang Deden.
Sebelumnya, bus pariwisata membawa 62 penumpang rombongan dari SDN Sayang, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, hendak berwisata ke Kabupaten Pangandaran. Namun, di tengah perjalanan mengalami kecelakaan tepatnya di Kampung Cirendeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya. Empat orang tewas dan korban lain luka-luka.
Sopir bus pariwisata mengaku mengantuk kemudian melaju tidak terkendali hingga akhirnya masuk jurang kedalaman sekitar 10 meter dengan posisi badan bus terbalik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
