
Pelaksanaan tradisi Ngerebong di Desa Kesiman dengan pengamanan pecalang dan polisi di Denpasar, Minggu (26/6). Ni Putu Putri Muliantari/Antara
JawaPos.com–Tradisi Ngerebong atau upacara keagamaan enam bulan sekali di Desa Adat Kesiman, Denpasar, Bali, kembali digelar, Minggu (26/6). Upacara digelar dengan bantuan pengamanan polisi dan pecalang.
”Kami melibatkan hampir 250 pecalang desa yang dibantu pecalang banjar (dusun) untuk berjaga di jalan membantu pihak kepolisian dan dinas perhubungan,” kata Bendesa Adat Kesiman I Ketut Wisna seperti dilansir dari Antara di Denpasar.
Wisna menjelaskan, upacara Ngerebong merupakan tradisi yang diakui kementerian kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda. Tradisi itu diikuti seluruh masyarakat di Desa Kesiman, sehingga memerlukan atensi dalam hal pengamanan.
Bendesa adat mengatakan Polda Bali telah memberikan atensi. Sejumlah anggota Polsek Denpasar Timur diturunkan untuk melakukan pengamanan khususnya di jalan utama.
”Dalam rangka upacara Ngerebong ini, mengingat umat cukup padat sehingga lalu lintas terpaksa kami alihkan dengan rekayasa lalu lintas,” ujar Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nengah Sudiarta, Minggu (26/6).
Sudiarta menuturkan, untuk kegiatan itu dilakukan penutupan jalan WR Supratman hingga acara berakhir. Ramainya kedatangan umat Hindu, tidak memungkinkan jika tidak dilakukan penutupan jalan.
Sekitar 20 personel polisi dikerahkan untuk pengamanan lalu lintas dan unit tertutup. Sedangkan pecalang melakukan pengamanan di setiap titik lokasi upacara termasuk di dalam Pura Petilan.
”Kita selalu bekerja sama dengan pecalang dan Sipandu Beradat dalam pengamanan baik di jalur lalu lintas maupun di lokasi upacara,” tutur Sudiarta.
Terkait kepadatan pengunjung, Sudiarta mengaku, pihaknya terus memberi imbauan melalui pecalang maupun aparat desa adat untuk menjaga protokol kesehatan. Sebab, Covid-19 masih perlu diwaspadai meskipun kasus menurun.
Upacara Ngerebong telah berlangsung turun temurun bagi warga Desa Kesiman. Dalam pelaksanaannya, dipercayai para dewa sedang turun berkumpul, kemudian masyarakat mengarak barong di tengah Pura Petilan sebanyak tiga putaran dan diikuti upacara lain.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
