
Gubernur Ridwan Kamil, istri Atalia Praratya Kamil dan putra bungsunya Arkana tampak bersama saat Peti jenazah almarhum Emmeril Kahn Mumtadz dibawa menuju pemakaman. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ingin putra bungsunya Arkana Aidan Misbach meneruskan jejak kakaknya Emmeril Kahn Muntadz alias Eril. Hal ini disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat berziarah bersama sang istri Atalia Praratya ke makam putra sulungnya Eril Kahn di Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Eril telah dimakamkan di Yayasan Islamic Centre Baitulridwan, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/6). Ziarah itu dilakukan setelah Eril dimakamkan dua hari lalu, pada Senin (13/6).
"Saatnya kamu meneruskan semangat A Eril, membangun dunia yang lebih baik dan lebih mulia," kata Kang Emil dalam akun media sosialnya, Rabu (15/6).
Ridwan Kamil memastikan akan mencintai dan mendidik Arka seperti putra tercintanya, Eril Kahn. "Kami akan mencintai dan mendidikmu, seperti kami mencintai dan mendidik A Eril," ungkap Kang Emil.
Ridwan Kamil dan Atalia yang menggandeng tangan Arka sambil menghadap pembangunan Masjid Al-Mumtadz yang diambil dari nama belakang Emmeril Kahn Mumtadz itu akan memulai proses pembangunan masjid tersebut. Masjid itu merupakan persembangan Ridwan Kamil untuk Eril Kahn.
"Bismillah, kita mulai dengan menyelesaikan Masjid Al-Mumtadz ini ya Arka," tandas Ridwan Kamil.
Sebelumnya, Ridwan Kamil memastikan, dirinya dan sang istri sudah ikhlas terkait wafatnya putra tercinta Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Kini, Eril yang wafat akibat terseret arus Sungai Aare di Bern, Swiss telah dikebumikan di Cimaung, Bandung, Jaw Barat, Senin (13/6).
"Eril pasti sangat bahagia dan pasti sudah tenang, kami sebagai orang tua sudah sangat ikhlas, sudah sangat tenang mengucapkan syukur Alhamdulillah dimakamkan di tempat yang baik, melalui proses yang baik didoakan dengan cara-cara yang baik," kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil usai melakukan prosesi pemakaman putranya.
Orang nomor satu di Jawa Barat ini pun mengakui, mendapat pelajaran berharga selama 14 hari pencarian Eril. Dia pun menyampaikan rasa terimakasih, karena jutaan doa dipanjatkan untuk anaknya itu.
"Kami mohon maaf kalau selama 14 hari ada hal-hal yang kurang berkenan, ada hal yang tidak nyaman, semata-mata kami berusaha berikhtiar sebaiknya sambil kami berdoa. 14 hari ini mudah-mudahan menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa ternyata jutaan doa itu datang dari amal ibadah, kebaikan yang kita tabur selama kita di dunia," pungkas Ridwan Kamil.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
