
Polisi mengatur lalu lintas di jalur wisata Jalan Parangtritis, Kretek, Bantul, D.I Jogjakarta, Rabu (4/5). Andreas Fitri Atmoko/Antara
JawaPos.com–Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) memprediksikan puncak arus balik di wilayah tersebut bakal terjadi pada Sabtu (7/5).
”Kalau dari kondisi arus lalu lintas dan kondisi di terminal, mulai Rabu (4/5) sudah banyak pemudik yang balik ke asalnya,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIJ Ni Made Dwipanti Indrayanti seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.
Meski demikian, menurut dia, jika dibandingkan yang memasuki wilayah DIJ hingga kini kendaraan yang keluar masih belum signifikan. ”Sehingga prediksinya bisa Sabtu (7/5) karena masa akhir cuti bersama dan Senin (pekan depan) mereka sudah mulai masuk kerja,” ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti.
Made menuturkan, selama libur Lebaran, kepadatan arus kendaraan di DIJ terpantau dominan di jalur-jalur wisata. Khususnya wisata alam.
Untuk kendaraan yang menuju arah utara atau ke destinasi kawasan Kaliurang, Sleman, kepadatan arus rata-rata terjadi pada pagi hari, kemudian pada sore hari kepadatan beralih di kawasan Kota Jogjakarta.
”Yang menuju destinasi wisata pantai juga begitu, karakteristiknya dari pagi sampai siang kondisinya macet,” terang Ni Made Dwipanti Indrayanti.
Untuk menghindari kepadatan arus, dia menjelaskan, para wisatawan terpantau banyak memanfaatkan jalur-jalur alternatif yang telah disiapkan. ”Ada juga yang menggunakan jalur alternatif yang sebenarnya tidak kami rekomendasikan, karena untuk arah ke selatan khususnya ke Gunung Kidul memang cukup padat,” tutur Ni Made Dwipanti Indrayanti.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Rizki Budi Utomo menambahkan, berdasar pemantauan tercatat 88.431 kendaraan keluar dari DIJ pada Rabu (4/5) atau H+2 Lebaran. Meski demikian, pada hari yang sama masih tercatat sebanyak 107.085 kendaraan memasuki wilayah DIJ.
Sementara itu, berdasar pemantauan per Jumat (6/5) hingga pukul 14.00 WIB kendaraan yang meninggalkan DIJ di angka 41.000 kendaraan. ”Jadi dari grafiknya, jumlah kendaraan yang keluar hingga saat ini masih belum menyalip yang masuk DIJ,” papar Rizki.
Menurut dia, hingga kini masih banyak pemudik yang ingin menghabiskan masa libur Lebaran di DIJ. Berdasar data Dishub DIJ, secara akumulasi dari 25 April hingga 6 Mei tercatat sebanyak 59.000 kendaraan masih bertahan di DIJ. ”Sekitar 59.000 kendaraan masih stay di DIJ,” ucap Rizki Budi Utomo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
