
BIKIN KANGEN: Keindahan Kawah Ijen yang eksotis kini bisa dinikmati oleh semua wisatawan, termasuk mancanegara. (Jawa Pos Radar Ijen)
JawaPos.com – Sepekan terakhir, Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen menjadi sorotan publik. Pemicunya adalah laporan tentang dugaan tarikan retribusi pengunjung hingga Rp 2 juta. Selain itu, kabarnya, atraksi blue fire (api biru) yang jadi salah satu andalan destinasi tersebut bisa disaksikan by request (berdasar pesanan).
Kabar tak mengenakkan itu langsung direspons Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim. Lembaga tersebut mulai melakukan investigasi.
Kasubbag Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan BBKSDA Jatim Gatut Panggah Prasetyo menjelaskan, kabar itu berawal dari laporan pengunjung soal tarikan Rp 2 juta bagi yang ingin melihat dari dekat dan melakukan pemotretan. ’’Sudah kami klarifikasi. Tidak ada tarikan sebesar itu bagi pengunjung yang ingin datang,’’ terangnya kemarin.
Tarif masuk masih mengacu PP 12/2014 tentang tarif PNBP di lingkungan Kementerian Kehutanan. Tiket masuk berkisar Rp 5 ribu–Rp 150 ribu, sesuai waktu masuk dan klasifikasi pengunjung (apakah turis lokal atau mancanegara).
Sementara itu, terkait keperluan surat izin masuk kawasan konservasi (simaksi) memang dikenai retribusi berbeda. Yakni, Rp 250 ribu. Mereka diberi izin khusus dengan tujuan pengambilan dokumentasi dan penelitian. Mereka juga bisa turun ke kawah. ’’Tapi, pengunjung tak boleh turun ke bawah karena berbahaya,’’ tuturnya.
Meski sudah ada bantahan, BBKSDA Jatim tetap melakukan investigasi internal. Untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang bermain. Apakah penambang, travel, atau petugas di lapangan. ’’Kami akan beri sanksi. Misalnya travel, jika terbukti akan kami blacklist,’’ ujarnya.
Untuk memastikan kasus tersebut, saat ini penerbitan simaksi diambil alih BBKSDA Jatim. ’’Syarat akan diperketat agar kasus itu tak terulang,’’ katanya.
BBKSDA Jatim juga menginvestigasi blue fire bersama ahli geologi. Apakah api biru itu bisa muncul setiap saat atau dalam periode tertentu. ’’Karena ada isu, melihat api biru bisa dipesan,’’ ucapnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
