
Gubernur Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi Wali Kota Jogjakarta Haryadi Suyuti. Luqman Hakim/Antara
JawaPos.com–Pemerintah Daerah Istimewa Jogjakarta bersama Pemkot Jogjakarta bakal mempercantik kawasan Malioboro. Pemerintah akan menggencarkan perbaikan berbagai sarana dan bangunan di kawasan itu selama tiga bulan.
”Harapan saya dalam waktu tiga bulan ini perbaikan-perbaikan, rehab tegel, (saluran pembuangan) limbah, air, dan sebagainya sudah bisa kita lakukan,” kata Gubernur Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X seperti dilansir dari Antara.
Menurut Sultan, setelah seluruh PKL pindah ke Teras Malioboro 1 dan 2, fokus Pemda dan Pemkot Jogjakarta adalah membuat kawasan ikon wisata Jogjakarta itu nyaman bagi pengunjung. Dengan demikian, tidak cukup hanya dibersihkan, melainkan diperlukan pengecekan serta perbaikan berbagai sarana seperti tempat duduk, kondisi trotoar, hingga kondisi cat bangunan di kawasan itu.
”Kami juga akan melangkah untuk toko-toko dan sebagainya, pengecatan, menyangkut masalah perbaikan lampu kabel, pembersihan salurah limbah air dan sebagainya itu nanti kita sama-sama perbaiki semua,” tutur Sultan.
Karena menjadi bagian dari cagar budaya, menurut Sultan, fasad atau sisi muka bangunan pertokoan di sepanjang kawasan Malioboro juga akan diperbaiki. ”Kami sudah berbicara sama pemilik toko, di mana fasadnya itu menjadi bagian dari heritage dan mereka akan memperbaiki,” papar Sultan.
Seiring penataan lanjutan tersebut, menurut Sultan, Balai Cagar Budaya Kota Jogjakarta juga bakal menggelar pentas seni dan budaya setiap Selasa dan Sabtu di lokasi baru PKL yakni di Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2.
”Mungkin juga ada program acara-acara lain yang akan disusun Balai Cagar Budaya yang ada di Kota Jogjakarta baik itu galeri seni atau street art di sepanjang Malioboro,” terang Sultan.
Sementara itu, Wali Kota Jogjakarta Haryadi Suyuti menambahkan, dalam penataan lanjutan selama tiga bulan itu, warna bangunan termasuk pertokoan di Malioboro akan diselaraskan dengan cat putih mengacu kondisi awal kawasan itu. ”Kami juga akan melihat contoh cat yang sebenarnya di (bangunan) BPD di ujung utara sisi barat kawasan Cagar Budaya Malioboro ini. Jadi nanti warnanya kita seragamkan supaya lebih indah lagi,” ucap Haryadi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
