
Izet, pelaku pemalakan terhadap sopir angkutan muatan Semen Padang. (CAPTURE VIDEO)
JawaPos.com - Izet, pemalak sopir truk Semen Padang, hingga kini masih berstatus buron. Dia belum juga ditangkap. Padahal aparat Polda Sumbar sudah mengimbau dia agar untuk menyerahkan diri.
Belum juga menyerahkan diri, kini rumah Izet di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menjadi pengawasan ketat dari aparat kepolisian.
"Posisi dia (Izet) masih di luar daerah. Tim masih melakukan pengejaran," ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto kepada JawaPos.com, Rabu (14/7).
Satake Bayu Setianto menyebut, saat ini rumah dan keluarga Izet menjadi pengawasan aparat kepolisian. Pengawasan itu untuk menangkap Izet, jika sewaktu-waktu dia pulang.
Izet menjadi ramai diperbincangkan masyarakat Sumbar. Hal itu bermula video dia memalak sopir truk angkutan Semen Padang akhir pekan lalu viral. Dalam video itu seorang pria memalak sopir truk. Dia mengaku bernama Izet dan sangat dikenal di kawasan Pangkalan, Riau.
Saat memalak itu, Izet juga mengeluarkan kata kasar dan makian terhadap sopir truk.
Ramainya video itu, kini nama Izet meme di kalangan netizen Sumbar. Hal itu terlebih akun facebook-nya sudah beredar. Ada sejumlah postingan di akun tersebut.
Di pihak lain, Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib meminta pihak kepolisian agar lebih tegas menindak aksi premanisme di Kota Padang. Lebih-lebih terhadap sopir truk di kawasan Indarung yang viral di media sosial.
"Aksi premanisme di Kota Padang masih marak," kata Suwirpen di Padang sebagaimana dilaporkan Antara, Selasa (13/7).
Menurut dia, aksi premanisme terjadi tidak sekali atau dua kali. Umumnya mereka mengincar sopir truk yang sedang melakukan bongkar muat di kawasan PT Semen Padang.
Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, jajarannya sudah melakukan pemburuan terhadap pelaku. Identitas Izet dan alamatnya sudah dikantongi.
"Kami juga telah mendatangi kediamannya. Hanya saja yang bersangkutan tidak pulang ke rumah sejak kejadian," kata Rico.
Sebelumnya, seorang sopir truk dipalak oleh preman di kawasan Indarung, Padang. Tidak hanya dipalak, sang sopir juga tampak dipukul beberapa kali.
Aksi pelaku itu kemudian direkam seseorang, lalu diunggah ke media sosial facebook serta instagram sehingga menjadi viral.
Baca juga: Polda Sumbar: Izet Menyerahlah
Salah satu akun facebook yang mengunggah video adalah "Galigaman Sangir" pada Sabtu (10/7) hingga Minggu (11/7) videonya telah ditonton oleh 624 ribu orang, dan mendapatkan 9 ribu lebih komentar dari warganet.
Pada keterangan video dituliskan peristiwa itu terjadi di PPI Indarung PT Semen Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Dalam video, pelaku mengaku bernama Izet dan meminta uang untuk membeli minuman, ia juga mengeluarkan kata-kata kotor, sebelum akhirnya diberi uang oleh sopir Rp 20 ribu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
