
Jejak botol minuman keras yang pecah berantakan di lantai pendopo Kabupaten Tulungagung. Antara
JawaPos.com–DPRD Tulungagung belum menyikapi aksi arogansi anggotanya yang mengamuk dan merusak fasilitas di ruang tamu pendopo kabupaten daerah setempat. DPRD berdalih, tindakan itu bersifat personal dan tidak terkait urusan kelegislasian.
”Karena ini kan urusan pribadi ya. Urusannya si Mas Bedud (Suharminto). Jadi kami pun dari anggota BK belum berani melangkah apa-apa. Karena urusan pribadi ya mestinya diselesaikan secara pribadi juga,” kata Wakil Ketua BK DPRD Tulungagung Widodo Prasetyo seperti dilansir dari Antara.
Masalahnya lagi, lanjut dia, sejauh ini belum ada pengaduan resmi ke badan kehormatan (BK). Padahal dasar pelaksanaan sidang etik anggota dewan oleh BK DPRD harus diawali adanya pengaduan dari masyarakat atau pihak yang dirugikan. Dalam hal ini pihak rumah tangga pendopo atau bupati Tulungagung sendiri.
Widodo mengaku, sudah mendengar dan mengetahui adanya aksi mengamuk Suharminto di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung. Namun tindakan etik belum bisa serta-merta mereka lakukan. Meskipun aksi anarkis yang dilakukan anggota dewan dari PDIP itu sudah viral di media sosial.
Widodo juga tak menjawab tegas apakah DPRD Tulungagung, terutama BK, menyesalkan tindakan anarkis Suharminto atau Bedud yang secara keanggotaan merupakan bagian dari Badan Kehormatan DPRD Tulungagung. ”Sebenarnya, karena ini juga lembaga lho ya. Saya juga, dalam arti semuanya juga pernah dan sering baca di media sosial seperti itu,” ujar Widodo.
Widodo menyatakan, selama tidak ada tembusan dari masyarakat atau pun korban dalam hal ini pihak rumah tangga atau bagian hukum Pemkab Tulungagung, BK DPRD belum akan melangkah melakukan sidang etik atas Suharminto.
Sebelumnya, Suharminto mengamuk dengan cara membanting toples jajanan kue nastar dan melemparkan botol berisi minuman bir ke tengah aula pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Dia bermaksud bertemu dengan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, namun yang bersangkutan masih di luar rumah dinas dan masih perjalanan menuju pendopo.
Suharminto yang hanya beberapa menit datang ke pendopo atau rumah dinas bupati bahkan mengambil dua botol minuman keras di mobilnya. Satu botol bir yang telah kosong dilempar ke tengah aula pendopo hingga pecah berantakan. Sedangkan satu botol minuman keras yang masih berisi penuh dia taruh di meja ruang tunggu tamu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=1yhsPJtUXe4
https://www.youtube.com/watch?v=ngF7O8kB56w
https://www.youtube.com/watch?v=B02o5AH0djc

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
