
Ibadah Natal di Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (25/12). (Istimewa)
JawaPos.com - Isu larangan Natal di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) tidak sesuai dengan fakta. Sepanjang perayaan natal, baik dari Selasa malam 24/12) hingga Rabu (25/12) situasi di Sumbar sangat kondusif. Tidak ada persoalan apa pun bagi umat Nasrani saat merayakan Natal.
Atas kondisi yang berbeda tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto bersiap menindak pihak-pihak yang membuat suasana jadi gaduh dan merusak kerukunan antarumat beragama di Ranah Minang. "Akan melaksanakan proses hukum terhadap mereka yang menyuarakan hal-hal yang menimbulkan kekawatiran, kecemasan di masyarakat. Apalagi isu yang disampaikan bertentangan dengan fakta di lapangan," ujar Irjen Toni Harmanto kepada JawaPos.com, Kamis (26/12).
Sebelumnya isu dugaan larangan natal dikemukakan oleh Pusaka Foundation. Manager Program Pusaka Foundation Sudarto menuding terjadi larangan natal di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung. Bahkan larangan itu berlangsung sejak 2017. Pendapat dari Sudarto itu mendapat respons dari berbagai pihak. Baik kalangan nasrani maupun para petinggi negara. Mulai dari bupati Dharmasraya, Pemkab Sijunjung, Menteri Agama Fachrul Razi, Menko Polhukam Mafhud MD, dan pemuka agama Nasrani. Pada umumnya para pihak tersebut menyatakan kerukunan antarumat beragama aman-aman saja dan tidak persoalan. "Larangan di Dharmasraya hanya ramai di medsos," ujar Mahfud MD.
Lebih jauh Kapolda Sumbar mengatakan, suasana Natal di Sumbar berlangsung kondusif, lancar dan tidak ada gangguan sedikit pun. Bahkan jenderal bintang dua itu sudah memantau lokasi, termasuk ke Dharmasraya. Dari tinjauan lapangan itu tidak ditemukan apa pun masalah terhadap kerukunan antarumat beragama. Para pemuka agama Nasrani dan pemuka masyarakat Dharmasraya duduk bersama dengan Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dan stakeholder lainnya.
"Situasi aman di Sumbar," kata pengganti Irjen Fakhrizal tersebut.
Sementara itu, Sudarto merasa tidak membuat kegaduhan. Dia hanya menyuarakan suara para korban. "Silakan saja (diproses, red). Saya punya legal standing sejak 10 Desember 2019. Saya mengavokasi dari pihak korban yakni Paroki Santa Barbara Sawahlunto," ujarnya.
Paroki Santa Barbara Sawahlunto merupakan perkumpulan untuk jemaat Katolik yang meliputi Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan. "Persoalan larangan ini pernah saya sampaikan ke Kanwil Kemenag Sumbar dan Kesbangpol Sumbar, tapi tidak ada tanggapan," imbuh dia.
Di sisi lain pada pelaksaan ibadah Natal 2019 di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung berlangsung aman dan lancar. Di Jorong Kampung Barupuluhan umat kristiani mengikuti Misa Natal dengan khidmat.
Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Pendeta Roy Hutapea. Dia juga memimpin ibadah Natal di HKBP Jorong Ranah Baru Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya.
Roy Hutapea mengatakan, ibadah Natal berlangsung aman dan kondusif di Dharmasraya. Tidak ada gangguan apa pun. Semua elemen di Dharmasraya ikut terlibat dalam menjaga kerukunan dan kelancaran ibadah Natal. Mulai dari wali nagari, SKPD, bupati, polisi, dan pihak terkait. “Berjalan dengan aman dan kondusif,” ungkap Roy Hutapea kepada wartawan, Rabu (25/12).
Roy Hutapea mengaku setiap tahun menggelar Natal di Sungai Rumbai. Selama ini melaksanakan ibadah tidak ada gangguan sedikit pun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
