
DIPAGAR: Di area pemakaman ini yang akan dilakukan pemagaran oleh DPRKP Bulungan. Diketahui, pemagaran itu bertujuan untuk mencegah kembali terjadinya aksi mabuk-mabukan di makam itu dan perbuatan lainnya. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA
JawaPos.com - Tempat pemakaman umum (TPU) Tanjung Harapan yang ada di Jalan Cendrawasih, Kalimantan Utara, tak sepenuhnya memiliki pagar. Kondisi tersebut rawan dijadikan oknum masyarakat sebagai tempat 'mabok rame-rame' (mabora) alias bermabuk-mabukan.
Tak hanya itu dampak tidak adanya pagar sebagai pembatas. Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Pertamanan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bulungan, Ibramsyah, TPU tersebut juga rawan dijadikan tempat penguburan bayi hasil aborsi.
Pasalnya, oknum masyarakat dapat dengan mudahnya untuk masuk pemakaman lantaran cukup banyaknya areal yang dapat ditembus. Ini berbanding terbalik jika ada pagar, tentunya mereka harus melewati pintu gerbang penjagaan terlebih dahulu.
"Mabuk-mabukan ini terkadang aksinya malam hari. Ya, itu dapat dilihat dari jejak mereka pascapesta mabuk-mabukkan," katanya dikutip dari Radar Kaltara (Jawa Pos Group), Jumat (24/5).
"Termasuk, potensi kerawanan lainnya aksi aborsi itu. Meski, kami sadari sebagian orang mungkin tak percaya aksi itu bisa terjadi. Tapi, dulu sebenarnya pernah terjadi. Nah, saat ini bagaimana upaya kami dalam mencegahnya," sambungnya.
Mengenai pemagaran sendiri, pria yang akrab disapa Bang Anca ini menjelaskan, rencananya tahun ini hal itu sudah bisa dimulai. Nantinya pembiayaan bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) II atau kabupaten.
"Insya Allah, anggaran sudah oke. Tinggal eksekusinya saja nanti di lapangan," ucapnya.
Ditanya mengenai besaran anggaranmya, ia menyebutkan bahwa secara keseluruhan mencapai sekira Rp 115 juta. Anggaran ini termasuk kegiatan perencanaan, pengawasan, dan fisiknya.
"Nanti bangunan pagarnya ini diperkirakan 100 meter lebih. Ya, dari sebagian pagar yang memang belum ada sebelumnya," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
